Suara-selebtek.com - Dunia pendidikan di Tanah Air lagi-lagi tercoreng dengan kasus kekerasan yang berujung kematian santri terjadi di sejumlah pondok pesantren Indonesia. Terbaru, terjadi di Pondok Pesantren Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur.
Tindakan kekerasan yang terjadi di lingkup pesantren Ini memang sangat ironis sebab pondasi pendidikannya adalah agama yang mengajarkan cinta dan kasih terhadap sesama manusia.
Setidaknya ada sejumlah kasus kekerasan di pondok pesantren yang meryebakan kematian santrii dalam dua bulan terakhir. Berikut ulasan Tim Selebtek
1.Santri Gontor Tewas
Santri di Ponpes Gontor berinisial AM (17) meninggal dunia diduga akibat penganiayaan yang dilakukan seniornya.
Pelaku penganiayaan AM merupakan dua orang santri kakak kelas korban yang duduk di kelas 6 atau 12 SMA. Dua santri tersebut sudah dikembalikan ke orang tuanya masing-masing.
Kasus terungkap ketika ibu dari korban mengadu ke Hotman Paris Hutapea. Sang ibu kecewa karena pondok pesantren tak mengungkap penyebab kematian anaknya yang sebenarnya.
Sang ibu mendapati jenazah anaknya penuh dengan luka lebam. Setelah itu, kepolisian mulai mengusut kasus penganiayaan berujung kematian santri Gontor tersebut.
2. Pengeroyokan di Ponpes Darul Qur'an Lantaburo
Santri Pondok Pesantren Darul Qur'an Lantaburo, Cipondoh, Tangerang, RAP meninggal dunia diduga akibat dikeroyok pada 27 Agustus lalu.
Polisi telah menetapkan 12 santri sebagai tersangka dalam kasus ini. Para tersangka dijerat Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat 3 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 170 ayat 2 huruf E KUHP dengan ancaman penjara di atas 7 tahun.
Dari 12 tersangka, hanya lima orang yang ditahan. Sedangkan tujuh tersangka lainnya dititipkan kepada orang tuanya. Kedua belas santri yang jadi tersangka pengeroyokan yakni AI (15), BA (13), FA (15), DFA (15), TS (14), S (13), RE (14), DAP (13), MSB (14), BHF (14), MAJ (13) dan RA (13).
3. Perkelahian di Ponpes Daar El-Qolam Tangerang
Masih di bulan yang sama, diduga dianiaya oleh temannya sendiri BD seorang santri Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Jayanti Tangerang Banten ditemukan tewas. RE santri yang diduga menganiaya korban sudah ditahan di Polresta Tangerang.
Penganiayaan diawali oleh kemarahan korban yang tidak terima lantaran pelaku mendorong pintu kamar mandi hingga membentur tubuh korban yang berada di dalam.