Cerita Pilu Ibu Korban Tragedi Kanjuruhan: Anak Saya Sudah Dimakamkan, Tapi Saya Belum Sempat Lihat Wajah Untuk Terakhir Kali

Selebtek

Senin, 03 Oktober 2022 | 15:46 WIB
Cerita Pilu Ibu Korban Tragedi Kanjuruhan: Anak Saya Sudah Dimakamkan, Tapi Saya Belum Sempat Lihat Wajah Untuk Terakhir Kali
Ucapan Duka tragedi Stadion Kanjuruhan (Instagram/@mpl.id.official)

Selebtek.suara.com - Tragedi stadion Kanjuruhan yang mengakibatkan ratusan nyawa melayang masih menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat. Insiden kelam bagi dunia persepakbolaan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) itu begitu memilukan.

Duka atas tragedi Kanjuruhan usai laga Derby Jawa Timur antara Arema FC vs Persebaya terutama dirasakan oleh para keluarga korban.

Seperti duka yang dirasakan oleh seorang ibu yang anaknya menjadi salah satu korban dalam kerusuhan Kanjuruhan. Ibu ini kerja merantau ke Jakarta dan pulang ke Malang karena mendengar kabar duka tentang sang anak.

Kisah pilu si ibu tersebut dibagikan oleh seorang warganet yang tidak sengaja bertemu di bandara Soetta dalam perjalannya menuju Malang.

"Ada ibu-ibu paruh baya yang menghampiri saya yang sedang berdiri di counter tanya, 'Mas ini gate untuk penerbangan ke Surabaya ya'. Saya jawab, 'Iya Bu betul. Ibu mau ke mana?'," tulis warganet tersebut, yang diunggah ulang oleh akun Instagram @makassarinfoku, dikutip Senin (3/10/2022).

Ibu tersebut lantas menjelaskan bahwa dirinya mau pulang ke rumahnya di Malang karena sang anak menjadi korban dalam tragedi Kanjuruhan. Meskipun anaknya telah dimakamkan, ibu yang bernama Yuli ini ini tetap menginginkan kembali ke rumahnya.

"Saya mau pulang mas, anak saya meninggal karena nonton pertandingan Arema," tulis warganet tersebut menirukan ucapan Yuli.

"Sambil terisak si ibu menambahkan, 'Anak saya sudah dimakamkan, tapi saya belum sempat lihat wajah untuk terakhir kali'," lanjutnya.

Yuli kemudian menunjukkan pesan terakhir anaknya saat pamit untuk menonton pertandingan yang rupanya menjadi izin terakhir yang diberikan untuk sang anak.

"Bu, saya izin berangkat nonton Arema nggih," pesan sang anak.

Warganet ini lantas menawarkan tumpangan dari Surabaya ke Malang untuk ibu ini. Saat di perjalanan, ibu tersebut juga menunjukkan foto anaknya yang menjadi korban dalam tragedi Kanjuruhan.

Anak Yuli biasa dipanggil Bregi. Ia anak kedua dari empat bersaudara dan sedang menempuh pendidikan SMK kelas 2.

Yuli mengaku dia adalah single parent yang rela bekerja jauh-jauh di Jakarta demi penghasilan yang lebih layak

"Dia juga menunjukkan foto anaknya dan bilang, 'Saya jauh-jauh kerja di Jakarta itu buat besarin anak. Kalau anak saya sudah nggak ada seperti ini rasanya semua terasa sia-sia'," katanya.

Air mata warganet itu pun tidak bisa dibendung saat mendengar perkataan dari ibu tersebut.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kekayaan Kapolda Jatim Nico Afinta Capai Rp 5,9 Miliar, Tak Naik Sepeserpun Selama 3 Tahun!

Kekayaan Kapolda Jatim Nico Afinta Capai Rp 5,9 Miliar, Tak Naik Sepeserpun Selama 3 Tahun!

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 15:35 WIB

Komisi X DPR Minta Pemerintah Kebut Bikin SOP Baru Soal Sepak Bola Pasca Tragedi Kanjuruhan

Komisi X DPR Minta Pemerintah Kebut Bikin SOP Baru Soal Sepak Bola Pasca Tragedi Kanjuruhan

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 15:31 WIB

Tragedi Kanjuruhan, LPSK: Negara Harus Hadir dan Bertanggung Jawab

Tragedi Kanjuruhan, LPSK: Negara Harus Hadir dan Bertanggung Jawab

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 15:30 WIB

Data Korban Tewas di Stadion Kanjuruhan Simpang Siur, Susi Pudjiastuti Bingung: yang Benar Angka yang Mana?

Data Korban Tewas di Stadion Kanjuruhan Simpang Siur, Susi Pudjiastuti Bingung: yang Benar Angka yang Mana?

Batam | Senin, 03 Oktober 2022 | 15:30 WIB

Terkini

Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter

Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 01:00 WIB

Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas

Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa

Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:20 WIB

Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil

Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:11 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca

Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:51 WIB

Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel

Banten | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:15 WIB

Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?

Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?

Sumsel | Kamis, 11 Juni 2026 | 23:11 WIB

Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran

Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran

Kalbar | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:53 WIB