4. Serat adalah keharusan
Makan berbagai sayuran dengan semua makanan utama. Sertakan 2-3 porsi biji-bijian dalam diet Anda. Serat sangat penting untuk usus yang sehat, dan dengan demikian, liver yang sehat.
5. Cari sumber lemak yang sehat
Asam lemak omega 3 mengurangi akumulasi lipid dan memiliki sifat anti-inflamasi. Kenari, biji rami, biji chia, ikan berlemak adalah beberapa sumber vegetarian omega 3.
Sebanyak 25-40 gr lemak sehat dapat dimasukkan dalam diet harian Anda. Hilangkan semua sumber lemak tidak sehat dari diet. Ini mungkin termasuk produk makanan cepat saji yang mengandung margarin dan minyak sawit, roti dengan bahan pengawet tinggi dan pemanis, dan permen.
6. Makanan super untuk dimasukkan ke dalam diet Anda:
- Sayuran berdaun hijau. Klorofil di dalamnya menetralkan logam berat, meningkatkan aliran empedu, dan membuang produk limbah dari tubuh.
- Bit yang kaya akan antioksidan dan vitamin seperti folat, vitamin A, dan vitamin C, serta serat. Mereka meningkatkan aktivitas enzimatik dan merangsang aliran empedu.
- Glukosinolat (senyawa yang mengandung belerang) berlimpah dalam sayuran seperti brokoli, kembang kol, kubis, sawi, dan kubis. Reaksi enzimatik spesifik yang dipicu oleh zat ini membantu detoksifikasi darah dari karsinogen dan logam berat.
- Makanan kaya vitamin C salah satunya lemon. Ini memfasilitasi detoksifikasi hati, mengurangi peradangan, dan meningkatkan tingkat energi. ***
Sumber: pinkvilla (Dietary tips to boost liver health)