Modus Pengobatan 'Cabul' Alternatif Dukun Pesulap Hijau di Aceh yang Mengaku Sebagai Waliyullah

Selebtek

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 13:24 WIB
Modus Pengobatan 'Cabul' Alternatif Dukun Pesulap Hijau di Aceh yang Mengaku Sebagai Waliyullah
Dukun pesulap hijau Aceh (Tangkapan layar)

Selebtek.suara.com - Seorang dukun berinisial BTR (48) yang dikenal sebagai pensulap hijau warga Padang Tiji, Kabupaten Pidie, diduga telah mencabuli puluhan pasiennya saat melakukakan pengobatan alternatif. 

Hal ini diungkapkan Farah, Staf Operasional Lembaga Badan Hukum (LBH) Banda Aceh dalam keterangan persnya Rabu (5/10) kemarin di Banda Aceh.  Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh menangani lima laporan korban kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual oleh seorang dukun pesulap hijau.

Dari informasi yang dihimpun LBH Banda Aceh, untuk meyakinkan para korban, BT bahkan mengaku bisa mengetahui penyakit apa yang dialami oleh pasiennya. Dia lantas menawarkan pengobatan alternatif asalkan korban mau datang ke tempatnya untuk penyembuhan.

Korban yang yakin dengan pengobatan itu, lantas mendatangi kediaman BT. Di sana, pasien diminta untuk ganti baju dengan pakaian serba hijau yang sudah disediakan oleh pesulap hijau. Pada pertemuan pertama hingga kedua, korban hanya diberikan air putih.

"Ditempat pesulap hijau ini, pasien diminta untuk ganti baju yang telah disediakan. Yaitu berupa kain berwarna hijau, setiap mau mengobati pasien harus pakai baju itu dulu, terus pertemuan pertama dan kedua obatnya cuma air putih," ujar Farah.

Sedangkan di pertemuan ketiga, BT menghubungi korbannya melalui telepon seluler dan menanyakan kondisi korban hingga menyebut dirinya Waliyullah. Saat itu juga, BT meminta agar pasien tersebut untuk berhubungan badan dengannya, karena dengan cara itu penyakit yang diidap korban bisa hilang.

Bahkan beberapa korban sempat menolak ajakan itu, namun BT mendatangi kediaman sejumlah korban secara tiba-tiba, lalu memegang kepala korban hingga tidak sadarkan diri. Di saat itu BT melancarkan aksi bejatnya.

"Di pertemuan ketiga dan seterusnya si pesulap hijau ini menelpon pasien dengan meminta agar pasien tersebut mau berhubungan badan. Ada yang menolak tetapi tetap didatangi oleh BT dan dihipnotis," kata Farah.

BT bahkan mengancam pasiennya jika tidak menuruti kemauannya, penyakit korban tidak akan sembuh dan akan dibuat semakin parah oleh pesulap hijau melalui gaib.

baca juga

Pelaku BTR atau dikenal dengan Pesulap Hijau ini merupakan seorang dukun yang mengaku utusan Tuhan serta dapat mengobati pasien dengan cara tradisional.

Staf Operasional Lembaga Badan Hukum (LBH) Banda Aceh Farah mengatakan, dari puluhan korban Pesulap Hijau, sebanyak lima orang telah melaporkan ke LBH. korban berusia 25-30 tahun, dan rata-rata korbannya adalah ibu-ibu muda yang posisi suaminya bekerja di luar daerah.

Mereka itu seperti dihipnotis oleh pelaku, ketika mereka ke situ, korban dikasih air sehingga nurut ke semua perkataan pelaku, bahkan ada yang jadi korban itu satu keluarga, anak, ibu dan kakak sepupu,” ujar Farah, Rabu (5/10/2022).

Farah mengatakan, praktek pengobatan itu sudah berlangsung selama 5 tahun, dan sebelum menjalani pengobatan, pasien diminta untuk menggantikan baju dan mengenakan baju serta sorban berwarna hijau.

"Awalnya korban menjalani pengobatan hanya menggunakan air putih, tetapi pada pengobatan ketiga dan keempat, dukun kampung itu, menelpon korban lalu berkata bahwa korban adalah pilihan Waliyullah dan harus segera menikah dengannya (pelaku)" ujar farah.

Pesulap Hijau sempat mengancam puluhan korbannya, jika tidak mau berhubungan badan akan ditambahkan dua kali lipat sakit yang diderita, dan keluarga korban akan dibunuh secara gaib.Pesulap Hijau juga sempat melakukan percobaan terhadap dua orang gadis yang berusia 19 dan 20 tahun, namun aksinya gagal.

LBH Banda Aceh telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut agar pelaku dapat dihukum atas perbuatan kejinya tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Urus Syarat Kelulusan, Oknum Guru di Bogor Diduga Raba Payudara Murid

Urus Syarat Kelulusan, Oknum Guru di Bogor Diduga Raba Payudara Murid

Bogor | Kamis, 06 Oktober 2022 | 04:20 WIB

Benarkah Buka Payung di Dalam Ruangan Bisa Jadi Petaka?

Benarkah Buka Payung di Dalam Ruangan Bisa Jadi Petaka?

Soreang | Rabu, 05 Oktober 2022 | 16:54 WIB

Ogah Kalah dari NasDem yang Resmikan Anies Bacapres, PSI Usung Ganjar dan Yenny Wahid Jadi Capres-Cawapres 2024

Ogah Kalah dari NasDem yang Resmikan Anies Bacapres, PSI Usung Ganjar dan Yenny Wahid Jadi Capres-Cawapres 2024

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 20:06 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×