Selebtek.suara.com - Isi buku hitam yang selalu dibawa oleh Ferdy Sambo akhirnya terkuak. Buku tersebut ternyata adalah buku harian dari mantan jenderal sejak ia masih menjadi komisaris besar.
Sebelum tersandung kasus pembunuhan ajudannya, Ferdy Sambo memang memiliki perjalanan karir yang cukup cemerlang. Pangkatnya melesat sejak menjadi komisaris besar dengan jabatan Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri.
Informasi tentang isi buku hitam ini diutarakan oleh pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis. Ia mengatakan mengetahui isi buku hijam ini langsung dari kliennya.
Ia bertanya langsung ke Ferdy Sambo soal buku hitam karena banyak awak media yang penasaran tentang isi buku tersebut.
"Jadi buku hitam itu catatan harian. Tadi saya tanyakan karena banyak yang tanya, apa sih isinya,” kata Arman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022).
![Sidang Ferdy Sambo ; Ferdy Sambo di Pengadilan ; Ferdy Sambo [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/10/18/2-sidang-ferdy-sambo-ferdy-sambo-di-pengadilan-ferdy-sambo.jpg)
Arman memastikan, seluruh kegiatan Ferdy Sambo sejak menjabat sebagai Kasubdit III Dittipidum Bareskrim hingga Kadiv Propam Polri tercatat di dalam buku tersebut.
Bahkan Ferdy Sambo juga memakai buku hitam tersebut untuk mencatat sidang perkara pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang mulai digelar Senin awal pekan ini.
“Jadi kegiatan sehari-hari itu apa, misalnya dia rapat. Pokoknya kegiatan sehari-hari sejak beliau menjabat Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim, itu isinya,” ungkapnya.
Awak media sempat mempertegas Arman, apakah Ferdy Sambo juga mencatat beberapa nama anggota Polri yang pernah diproses etik olehnya saat menjabat Kadiv Propam Polri. Namun, dia mengklaim tak tahu persis soal itu.
Baca Juga: Hati-Hati! Pelecehan Seksual di Trans Jakarta Kembali Terjadi
“Oh saya tidak tahu (catatan soal anggota Polri yang disidang etik saat jadi Kepala Divisi Propam). Saya tanya, apa sih isinya bro? Ini sempat lihat-lihat, oh ternyata seluruh catatan beliau semenjak Kombes sampai saat ini, sidang, eksepsi. Seluruh kegiatan apa yang dilakukan, apa yang dikerjakan. Itu isinya,” jelasnya. (*)