7 Mitos Kecantikan yang Ternyata Salah, Simak Fakta Kebenarannya

Selebtek

Selasa, 25 Oktober 2022 | 12:16 WIB
7 Mitos Kecantikan yang Ternyata Salah, Simak Fakta Kebenarannya
Ilustrasi (Freepik)

Selebtek.suara.com - Rata-rata wanita menghabiskan uang yang tidak sedikit jumlahnya untuk membeli produk kecantikan sepanjang hidup mereka, dan ini mungkin termasuk membeli krim untuk menghilangkan mata panda atau berbotol-botol perawatan kulit yang mahal.

Banyak dari mereka yang mendengar banyak sekali mitos kecantikan sepanjang hidup mereka, sampai akhirnya memercayai semua mitos tersebut yang belum tentu benar.

Mitos 1: Hitam membuat Anda terlihat lebih ramping

Berharap bisa melangsingkan bentuk tubuh dalam waktu singkat, warna hitam justru memberi efek sebaliknya. Warna ini membuat tubuh terlihat lebih besar karena warnanya yang bersifa tetap. 

Hitam justru menarik perhatian orang pada sesuatu di tubuh Anda yang Anda coba sembunyikan, karena warna ini sebenarnya cerah. Ilusi optik ini tidak berlaku di siang hari, jadi pakaian monokromatik tidak membantu Anda terlihat lebih ramping. Cobalah pilih warna selain hitam seperti hijau gelap, biru tua, dan abu-abu.

Mitos 2: Krim dengan SPF tinggi melindungi Anda dengan lebih baik

Label kemasan mengatakan bahwa itu SPF 30, bukan berarti perlindungannya akan bertahan sampai 10 jam. Anda akan cenderung tertipu dengan informasi ini dan memakai tabir surya dengan SPF paling tinggi hanya sekali saja.

Faktanya, seberapa pun tingginya kandungan SPF, tabir surya harus dioleskan kembali setiap 2 jam. Kalau Anda ternyata berkeringat banyak atau sedang berenang, Anda harus lebih sering memakainya kembali.

Mitos 3: Jangan pernah memencet jerawat

baca juga

Anda pasti pernah mendengar bahwa memencet jerawat hanya akan menimbulkan jerawat baru dan bisa menimbulkan infeksi. Namun jika Anda tahu jerawat mana yang harus dipecahkan dan kapan, memencet jerawat bisa sangat menguntungkan.

Jerawat kuning yang meradang sebaiknya dipecahkan untuk meningkatkan proses penyembuhan dan mengeluarkan nanah/bakteri yang menciptakan tekanan di bawah kulit. 

Satu yang perlu diingat, Anda disarankan untuk memencet atau memecahkan jerawat menggunakan pin atau jarum yang sudah disterilkan. Dan Anda sebaiknya memercayakan kepada tenaga profesional, karena hal ini sangat rentan menimbulkan infeksi atau meninggalkan bekas luka.

Mitos 4: Keramas setiap hari berbahaya

Keramas setiap hari justru sehat, membuat badan terasa segar dan tidak membawa efek buruk apa pun. Semuanya tergantung pada jenis rambut dan tingkat aktivitas Anda. Yang tidak boleh Anda abaikan adalah bahan-bahan yang ada di dalam sampo. 

Pastikan bahannya tidak keras yang bisa merusak rambut (seperti silikon, pantenol, dll.). Anda juga bisa menggunakan kondisioner tanpa bilas setiap hari setelah keramas. Pastikan Anda membilas busa-busa sampo hingga bersih. 

Mitos 5: Minum banyak air menyembuhkan kulit kering

Minum banyak air jika berlebihan akan menimbulkan masalah kesehatan lainnya sehingga menjadi tidak efektif. Kulit Anda bisa mengalami dehidrasi bukan karena tidak minum cukup air, melainkan karena air menguap dari kulit Anda dengan cepat. 

Dengan perawatan kulit yang baik, hal tersebut dapat di cegah dan mampu mempertahankan kelembapan untuk periode waktu yang lebih lama. Anda boleh coba menggunakan produk dengan kandungan asam hialuronat yang kabarnya sangat efektif dan cocok untuk segala jenis kulit.

Mitos 6: Anda bisa menghilangkan mata panda bawaan

Anda bisa saja tidur cukup dan menjalani gaya hidup sehat, tetapi mata panda atau lingkaran hitam di bawah mata masih tetap muncul. Dengan kata lain, tidak banyak yang bisa Anda lakukan soal mata panda bawaan.

Mata panda juga bisa terlihat lebih buruk kalau Anda berada di bawah sinar matahari. Anda tidak bisa menghilangkan mata panda sepenuhnya karena terkait dengan genetis, tapi setidaknya, Anda bisa menutupi mata panda ini menggunakan riasan.

Mitos 7: Produk perawatan rambut bisa menghilangkan rambut bercabang

Ada beberapa produk perawatan rambut yang menawarkan solusi untuk menyatukan rambut bercabang. Namun, yang sesungguhnya terjadi adalah produk seperti serum dan kondisioner rambut hanya membuat ujung yang bercabang tidak terlalu terlihat dan mungkin memperlambat prosesnya, tapi juga tidak bisa menghilangkan masalah ini sepenuhnya. Anda bisa gunakan cara yang lebih baik yaitu rutin memakai masker rambut, memotong rambut, dan melindungi rambut dari sinar matahari langsung. ***

Sumber: brightside.me

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KEMENKES RI Nyatakan Tidak Ada Kaitan Antara Gagal Ginjal Akut Pada Anak dengan Covid-19

KEMENKES RI Nyatakan Tidak Ada Kaitan Antara Gagal Ginjal Akut Pada Anak dengan Covid-19

Selebtek | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 09:18 WIB

Harap Catat: Daftar 14 Rumah Sakit Rujukan untuk Gangguan Ginjal Akut

Harap Catat: Daftar 14 Rumah Sakit Rujukan untuk Gangguan Ginjal Akut

Selebtek | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Bersihkan Racun Tubuh dengan Minuman Detox, Plus Bonus: Berat Badan Turun

Bersihkan Racun Tubuh dengan Minuman Detox, Plus Bonus: Berat Badan Turun

Selebtek | Kamis, 20 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Kantongi Rekor Apik, Pelatih Spanyol Optimis Bisa Redam Agresivitas Prancis

Kantongi Rekor Apik, Pelatih Spanyol Optimis Bisa Redam Agresivitas Prancis

Your Say | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:32 WIB

Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup? Fenomena Hustle Culture di Kalangan Gen Z

Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup? Fenomena Hustle Culture di Kalangan Gen Z

Your Say | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:25 WIB

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:18 WIB

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Registrasi Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah Resmi Berlaku, Wamen Komdigi Apresiasi Kesiapan Indosat

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:14 WIB

Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan

Di Balik Pintu Ruang Dosen: Ketika Administrasi Mengalahkan Pendidikan

Your Say | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:00 WIB

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:57 WIB

Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam

Petaka di Perairan Sumenep: Perjuangan Terakhir Kakek Rusdi Saat Perahu Keluarga Karam

Jatim | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:52 WIB

Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani

Menormalisasi Korupsi: Saat Angka Miliaran Tak Lagi Mengguncang Nurani

Your Say | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:30 WIB

Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan

Ramai di Threads, Dosen Farmasi UMY Diduga Lecehkan Mahasiswi, Kampus Panggil yang Bersangkutan

Jogja | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:26 WIB

Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor

Kenalan Lewat TikTok: Saat Kencan Pertama Pelajar Pesawaran Berujung Raibnya Motor

Lampung | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:24 WIB

×