Korban Selamat Tragedi Itaewon: Mereka Tidak Menyadari Bahwa Orang-orang di Bawah Telah Jatuh

Selebtek

Selasa, 01 November 2022 | 12:44 WIB
Korban Selamat Tragedi Itaewon: Mereka Tidak Menyadari Bahwa Orang-orang di Bawah Telah Jatuh
Itaewon pada malam hari tanggal 29 Oktober (News1)

Selebtek.suara.com - Menurut laporan, polisi sekarang sedang menyelidiki tuduhan bahwa sekelompok 5-6 pria mulai mendorong dan menyebabkan kejadian tragis yang menewaskan 154 orang dan melukai 132 lainnya.

Pada 31 Oktober, polisi menyatakan bahwa mereka telah membentuk satuan tugas yang terdiri dari 475 petugas untuk menyelidiki tragedi Itaewon. Menurut polisi, mereka saat ini sedang memeriksa rekaman CCTV dari kamera yang terletak di belakang Hotel Hamilton, menghadap ke gang tempat tragedi itu terjadi.

Polisi dikatakan akan mempercepat upaya untuk mengungkap penyebab insiden tersebut. Di bawah kebijakan "Digital Evidence Immediate Review" dibanding menunggu peninjauan, rekaman dapat segera diperiksa untuk dijadikan bukti.  

Dikatakan bahwa polisi dengan hati-hati meninjau kesaksian dari para saksi untuk mengumpulkan petunjuk bagaimana tragedi ini terjadi. Hal ini di tengah dugaan bahwa ada orang yang sengaja mendorong.

Dalam serangkaian cerita yang beredar Instagram, saksi mata YouTuber Seon Yeo Jung mengingat malam kejadian. Menjelaskan bagaimana dia berada di tengah-tengah kerumunan yang mencoba untuk melewati gang di mana gelombang massa terjadi, Seon menulis bahwa itu tidak mudah untuk bergerak-meskipun, pada awalnya, "Ada beberapa ketertiban dengan orang-orang yang mengikuti lalu lintas di sebelah kanan. "

Menurut Seon, keadaan menjadi kacau dalam sekejap mata, terutama ketika orang-orang di puncak gang mulai berteriak dan mendorong.

"Di belakang saya, orang-orang meneriakkan hal-hal seperti 'Dorong! Kami lebih kuat! Kita bisa memenangkan ini, haha!' dan mulai mendorong. Beberapa dari kami mencoba membuat orang banyak mengikuti lalu lintas kanan lagi, tetapi tidak ada gunanya. Sejujurnya aku didorong dan hal tersebut melawan keinginanku.

Kemudian, tiba-tiba, kekacauan terjadi dan semua orang mulai mendorong maju mundur dengan agresif seperti tarik tambang. Tidak butuh waktu lama sebelum saya mulai merasakan kekuatan orang-orang yang mendorong. Penglihatanku mulai memudar.

Teman saya, yang ada di sana bersama saya, lebih kuat dari saya. Jadi mereka berpegangan pada saya dan membantu saya menahan kekuatan. Seandainya saya tidak bersama teman saya, saya akan benar-benar jatuh." kata Seon Yeo Jung. 

baca juga
Peta area yang menunjukkan arah pergerakan kerumunan di sekitar gang [Google Maps/Koreaboo]
Peta area yang menunjukkan arah pergerakan kerumunan di sekitar gang (sumber: Google Maps/Koreaboo)

Seorang pengguna Twitter @jkaesthetic juga mengenang pengalamannya terjebak di gang.

"Aku hampir mati hari ini. Terjadi lonjakan massa. Saya bisa menjelaskan apa yang terjadi karena saya di sana juga hancur.  Orang-orang di puncak gang klub curam di Itaewon mulai mendorong. Semua orang mencoba untuk menjaga lalu lintas kanan pada awalnya. Namun seiring berjalannya waktu, semua orang pada dasarnya saling berhadapan, mencoba bergerak ke segala arah. Ketika orang-orang di atas mulai mendorong, orang-orang di bawah mulai jatuh seperti kartu domino.

Beberapa orang, yang berada di teras gedung di dekatnya, merekam video dan tertawa.  Sepertinya orang-orang di atas tidak menyadari bahwa orang-orang di bawah telah jatuh. Mereka terus mendorong. Saya tidak berada di paling bawah, seperti terjebak di depan beberapa bar yang disebut Waikiki atau apa pun (lebih dekat ke puncak gang menuju ke bawah)." Ungkap @jkaesthet1c/Twitter

@jkaesthet1c, yang sempat terjebak di depan bar bernama Waikiki, menjelaskan kerumunan di atas gang sepertinya tidak mengerti bahwa kerumunan di bawah gang semakin terhimpit dan terus mendorong semakin memperburuk keadaan. 

Ada juga beberapa tuduhan yang merinci siapa yang memulai dorongan tersebut.  Menurut laporan, saksi mata mengklaim bahwa sekelompok 5-6 pria, yang juga termasuk orang asing, termasuk di antara mereka yang menghasut dorongan tersebut.  Banyak juga yang menyerukan penyelidikan terhadap satu orang khususnya, yang memakai telinga kelinci.

"Seorang pria di telinga kelinci menyuruh kami untuk mendorong" - Saksi mata

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laporan Orang Hilang Mencapai 3.580 Setelah Tragedi Pesta Halloween Itaewon

Laporan Orang Hilang Mencapai 3.580 Setelah Tragedi Pesta Halloween Itaewon

Selebtek | Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:02 WIB

Korea Selatan Umumkan Masa Berkabung Nasional, 151 Orang Dilaporkan Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon

Korea Selatan Umumkan Masa Berkabung Nasional, 151 Orang Dilaporkan Tewas di Tragedi Pesta Halloween Itaewon

Selebtek | Minggu, 30 Oktober 2022 | 12:58 WIB

Terkini

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

×