Bangunan Zero Carbon, Teknologi Arsitektur yang Solutif Atasi Dampak Perubahan Iklim dan Hemat Operasional

Selebtek

Sabtu, 10 Desember 2022 | 19:32 WIB
Bangunan Zero Carbon, Teknologi Arsitektur yang Solutif Atasi Dampak Perubahan Iklim dan Hemat Operasional
Ilustrasi properti yang menerapkan konsep zero carbon (istimewa)

Selebtek.suara.com - Teknologi terus mengalami perkembangan sehingga menghasilkan beragam inovasi, salah satunya di bidang arsitektur yang kini memiliki terobosan baru untuk mengatasi permasalahan perubahan iklim. Inovasi di bidang arsitektur itu adalah hadirnya bangunan zero carbon. Apa itu?

Bangunan berkonsep net zero carbon adalah bangunan dengan emisi rendah, hemat saat beroperasi, dan sebagian besar kebutuhan energinya dipasok dari sumber energi terbarukan sehingga emisi karbonnya sangat minim.

Seperti diketahui, dampak perubahan iklim saat ini semakin nyata dirasakan dan terus meningkat, serta memberikan ancaman bagi manusia dan lingkungan hidup. Karenanya, teknologi zero carbon pada bangunan dinilai menjadi solusi terbaik karena menciptakan nol emisi karbon. Hal ini mampu mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan hidup.

Terkait hal ini, Rima Ginanjar Architects (RGA) menjadi perusahaan arsitek dan interior pertama di Indonesia yang berkomitmen untuk mengusung desain zero carbon. Misi RGA adalah membangun desain zero carbon di seluruh provinsi di Indonesia dan mencapai zero carbon pada tahun 2045. 

Rima Ginanjar, CEO Rima Ginanjar Architects (RGA) [dok. pri]
Rima Ginanjar, CEO Rima Ginanjar Architects (RGA) (sumber: dok. pri)

RGA berfokus untuk mewujudkan bangunan zero carbon untuk Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera. RGA memberikan desain low-zero carbon yang terukur untuk mencegah banyaknya green washing saat ini. Dengan desain zero carbon atau rendah emisi yang terukur, bisa membantu para pemilik bisnis dan pemerintah untuk mendapatkan desain berkelanjutan yang hemat biaya.  

“Negara-negara termasuk Indonesia sudah berkomitmen untuk penurunan karbon pada tahun 2030, tapi untuk mencapai zero carbon ini tidak mungkin tanpa sinergi. Bangunan ternyata penyumbang karbon terbesar dan paling banyak menghabiskan energi dunia sebanyak 40%, menjadi misi saya agar di seluruh Indonesia terbangun bangunan zero carbon,” kata CEO of Rima Ginanjar Architects, Rima Ginanjar dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/12/2022). 

Rima mengatakan, masyarakat banyak yang belum menyadari pentingnya perubahan akan dampak buruk terhadap kerusakan ekosistem lingkungan hidup.

“Emisi karbon yang menyebabkan perubahan iklim ini sangat nyata dan menyebabkan banyak kerugian dari penyakit sampai bencana alam, yang tidak bisa kita hindari, tapi sayangnya banyak orang tidak melihat korelasinya,” ujarnya. 

Seorang arsitek, lanjut Rima, perlu memiliki kesadaran akan perubahan iklim dan pentingnya bangunan menggunakan zero carbon karena punya peran besar sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan bagi lingkungan hidup.

baca juga

“Tim desain harus memahami dan peduli seputar isu perubahan iklim, mereka harus mahir dalam memeriksa produsen yang tersertifikasi green, dan memastikan bahwa kontraktor menggunakan teknik untuk pembangunan rendah karbon sesuai yang ditentukan oleh tim desain,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengurangan Emisi Karbon Berdampak Positif Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Bagaimana Caranya?

Pengurangan Emisi Karbon Berdampak Positif Bagi Kesehatan dan Lingkungan, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 21 November 2022 | 09:26 WIB

Jeff Bezos Siap Kuras Hartanya untuk Amal demi Perangi Perubahan Iklim

Jeff Bezos Siap Kuras Hartanya untuk Amal demi Perangi Perubahan Iklim

Tekno | Rabu, 16 November 2022 | 05:50 WIB

Bukan Sekedar Janji, Dana Perubahan Iklim Harus Diwujudkan Melalui Tindakan

Bukan Sekedar Janji, Dana Perubahan Iklim Harus Diwujudkan Melalui Tindakan

Bisnis | Selasa, 15 November 2022 | 18:09 WIB

Bukan Lelucon, Aktor Ini Ubah Namanya untuk Tingkatkan Kesadaran Bahaya Perubahan Iklim

Bukan Lelucon, Aktor Ini Ubah Namanya untuk Tingkatkan Kesadaran Bahaya Perubahan Iklim

Lifestyle | Jum'at, 11 November 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia

Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:16 WIB

2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam

2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:11 WIB

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:06 WIB

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah,  Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB

Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan

Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan

Foto | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:00 WIB

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Cukur Kamboja 5-1, Timnas Indonesia Belum Aman: Skenario Lolos Semifinal Piala AFF 2026 Masih Rumit

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:57 WIB

Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing

Jufri Rahman: Wastra Sulsel Terus Dikembangkan Agar Berdaya Saing

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:57 WIB

Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor

Profil Hendi Prio Santoso: Dari Dirut PGN, MIND ID Hingga Resmi Jadi Koruptor

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:56 WIB

Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta

Daftar Harga Mobil Listrik BYD 2026: Cek Budget Kamu Mulai Rp199 Juta Sampai Rp750 Juta

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:55 WIB

Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim

Emas 1 Kg hingga Bisnis SPBE: Upeti Mewah Moch Mahrus demi Menguras Dana Hibah Jatim

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:50 WIB

×