Berbekal Ancaman Tak Lulus, Seorang Dosen di Padang Lakukan Aksi Bejat Terhadap Mahasiswanya

Selebtek

Kamis, 22 Desember 2022 | 07:35 WIB
Berbekal Ancaman Tak Lulus, Seorang Dosen di Padang Lakukan Aksi Bejat Terhadap Mahasiswanya
Ilustrasi pelecehan seksual terhadap perempuan (freepik)

Selebtek.suara.com – Seorang korban pelecehan di sebuah kampus negri di Padang, Sumatera Barat membeberkan bukti pelecehan seksual yang dilakukan oleh dosennya. Saat itu, korban bersama rekannya yang lain mengunjungi rumah pelaku.

Ketika rekannya sudah keluar dari rumah pelaku, korban dan pelaku masih di dalam sebuah ruangan. Saat itu korban meminta izin kepada pelaku karena tidak bisa mengikuti mata kuliah wajibnya.

Korban mengatakan bahwa ia tidak bisa mengikuti mata kuliah karena ada kepentingan lain di luar kota dan sudah membeli tiket untuk berangkat.

Walaupun mengizinkan korban untuk tidak mengikuti mata perkuliahannya, dosen tersebut memberikan beberapa syarat, salah satunya berciuman.

Dikabarkan jika korban menolak, maka sang dosen bejat mengancam tidak akan meluluskan korban dan harus kembali mengulang mata kuliah yang sama di semester depan.

Berbekal ancaman itulah, pelaku berkali-kali melakukan aksi pelecehan terhadap mahasiswanya itu. Korban secara diam-diam berhasil merekam aksi bejat pelaku.

Selain melakukan pelecehan, pelaku juga seolah berusaha mendekati korban secara personal dengan mengajaknya jalan-jalan di lain waktu.

“Minta itu aja (cium) cukup kok,” ujar pelaku dengan menggunakan Bahasa Minang.

Dalam rekaman tersebut, terdengar korban sudah menolak. Namun pelaku berulang kali meminta kepada korbannya. Pelaku juga mengatakan bahwa hal itu adalah hadiah baginya untuk mengobati luka hati.

baca juga

Setelah bukti rekaman tersebut disebar, ternyata sifat buruk pelaku ikut terbongkar. Diketahui pelaku sudah melakukan aksi bejatnya ini ke beberapa mahasiswa lainnya. Yang lebih mengerikan, pelaku sudah melakukan aksinya ini semenjak tahun 2000-an.

Pelecehan yang dilakukan oknum dosen itu bukan hanya dalam bentuk fisik namun juga melalui chatting, bahkan ada pula salah satu korban yang sempat ditiduri oleh pelaku.

Namun saat itu korban terpaksa bungkam karena diancam oleh pelaku. Padahal sebelumnya korban sudah pernah mengadukan nasibnya ke pihak kampus.

Akibat aksinya ini, pelaku sudah mendapatkan sanksi dari pihak kampus dan tidak mendapat izin untuk mengajar walaupun masih berstatus sebagai dosen.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngaku Dilecehkan Ajudan Sambo, Ahli Psikologi Ungkap 3 Faktor Putri Candrawathi Masih Temui Brigadir J

Ngaku Dilecehkan Ajudan Sambo, Ahli Psikologi Ungkap 3 Faktor Putri Candrawathi Masih Temui Brigadir J

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 19:11 WIB

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Unand di Kediaman Oknum Dosen

Heboh Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Unand di Kediaman Oknum Dosen

Sumbar | Rabu, 21 Desember 2022 | 13:44 WIB

Babak Baru Kasus Persekusi Di Kampus Gundar: Korban Lapor Polisi, Para Pelaku Siap Dicari

Babak Baru Kasus Persekusi Di Kampus Gundar: Korban Lapor Polisi, Para Pelaku Siap Dicari

News | Selasa, 20 Desember 2022 | 06:10 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×