Sri Mulyani Kecam Viralnya Kasus Anak Pejabat Eselon II Ditjen Pajak Kemenkeu yang Aniaya Remaja Hingga Koma

Selebtek | Suara.com

Rabu, 22 Februari 2023 | 22:40 WIB
Sri Mulyani Kecam Viralnya Kasus Anak Pejabat Eselon II Ditjen Pajak Kemenkeu yang Aniaya Remaja Hingga Koma
Sri Mulyani Kecam Viralnya Kasus Anak Pejabat Eselon II Ditjen Pajak Kemenkeu yang Aniaya Remaja Hingga Koma (Instagram)

Selebtek.suara.com - Kasus penganiayaan anak pejabat pajak, Mario Dandy Satrio terhadap David, remaja di Jakarta Selatan yang viral di media sosial mendapat kecaman dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Dalam hal ini, Sri Mulyani Indrawati mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan oleh jajaran keluarga Kementerian Keuangan (Kemenkeu), termasuk pejabat Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak). 

Pada kasus penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka anak pejabat pajak, Mario Dandy Satrio, diketahui tersangka menggunakan mobil mewah jenis Jeep Wrangler Rubicon

Menurut Sri Mulyani, tindakan pamer harta justru akan mengikis kepercayaan masyarakat terhadap integritas Kemenkeu, dan menciptakan reputasi negatif.

"Kemenkeu mengecam gaya hidup mewah yang dilakukan oleh keluarga jajaran Kemenkeu yang menimbulkan erosi kepercayaan terhadap integritas Kemenkeu dan menciptakan reputasi negatif kepada seluruh jajaran Kemenkeu yang telah dan terus bekerja secara jujur, bersih, dan profesional," tulis Sri Mulyani dalam akun Instagram @smindrawati Rabu (22/2/2023). 

Lebih lanjut Sri Mulyani juga mengecam tindakan kekerasan dan penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat Ditjen Pajak tersebut. Serta menyatakan mendukung penanganan hukum secara konsisten oleh instansi yang berwenang.

"Kepercayaan publik adalah hal esensial dan fondasi yang harus dijaga bersama dan tidak boleh dikompromikan oleh seluruh jajaran Kemenkeu," tulis Sri Mulyani. 

Kasus, penganiayaan ini sebelumnya viral di media sosial Twitter melalui unggahan @LenteraBangsaa_ bahwa seorang anak pejabat Ditjen Pajak diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang remaja hingga membuat korban koma dan masuk ICU.
 
Penganiayaan terjadi pada 20 Februari 2023 di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Diketahui, pelaku penganiayaan bernama Mario Dandy Satrio merupakan seorang anak pejabat eselon II Ditjen Pajak Kemenkeu. Pelaku kini telah ditahan kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tampang Mario Dandy Satrio, Anak Pejabat Pajak Tersangka Penganiayaan Remaja di Jaksel

Ini Tampang Mario Dandy Satrio, Anak Pejabat Pajak Tersangka Penganiayaan Remaja di Jaksel

| Rabu, 22 Februari 2023 | 22:14 WIB

Berat Badan Ashanty Drop! Aurel Hermansyah Ketar Ketir Ungkap Kondisinya

Berat Badan Ashanty Drop! Aurel Hermansyah Ketar Ketir Ungkap Kondisinya

| Selasa, 21 Februari 2023 | 21:43 WIB

Ini Tampang Millen, Selebgram Bengkulu yang Nekat Live Tanpa Busana di Instagram dan Pertontonkan Miss V

Ini Tampang Millen, Selebgram Bengkulu yang Nekat Live Tanpa Busana di Instagram dan Pertontonkan Miss V

| Minggu, 19 Februari 2023 | 15:41 WIB

Terkini

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Hantaman Maut Kapal Kargo di Perairan Kalianda: Tim SAR Sisir Laut Cari Nelayan yang Hilang

Hantaman Maut Kapal Kargo di Perairan Kalianda: Tim SAR Sisir Laut Cari Nelayan yang Hilang

Lampung | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:03 WIB

Kelihatan Tak Pernah Sedih, Atalia Praratya Bongkar Alasan Cepat Move On dari Ridwan Kamil

Kelihatan Tak Pernah Sedih, Atalia Praratya Bongkar Alasan Cepat Move On dari Ridwan Kamil

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:02 WIB

71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis

71 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 Mei 2026: Raih Item Gintama dan Gloo Wall Gratis

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah

Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:57 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

Loud Budgeting: Seni Jujur Soal Uang Tanpa Perlu Terlihat Miskin

Loud Budgeting: Seni Jujur Soal Uang Tanpa Perlu Terlihat Miskin

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:50 WIB

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:48 WIB

5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng

5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng

Tekno | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:45 WIB