Selebtek.suara.com - Jonathan Latumahina, ayah korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo mengabarkan kondisi terkini anaknya yang mulai sadar dari koma.
Melalui video yang diunggah di akun Twitter milik Jonathan, @seeksixsuck pada Selasa (7/3/2023), David terlihat sempat membuka mata dan mulutnya namun belum bisa diajak berinteraksi.
David tampak seperti marah dan meluapkan emosinya. Jonathan yang berada di sampingnya pun berusaha berbicara pelan untuk menengkan sang anak.
“Kamu harus sabar ya, istighfar istighfar, ledakkan kemarahanmu," ujar Jonathan Latumahina, dikutip Selebtek.suara.com dari akun @seeksixsuck.
"Nanti tenagamu dipakai untuk penyembuhanmu,” kata ayah David.
Jonathan meminta David untuk tidak marah-marah dan selalu mengucapkan istighfar.
"Aku tahu kamu lagi marah tapi udah cukup. Istighfar istighfar, terus ya sayang istighfar. Jangan marah-marah," ajak Jonathan.
![David dan Jonathan Latumahina [Facebook Jonathan Latumahina]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/03/04/1-whatsapp-image-2023-03-04-at-195252.jpeg)
Dalam keterangan video tersebut, Jonathan menjelaskan David saat ini sedang memasuki fase pemulihan emosional usai penganiayaan sadis yang dialaminya.
Kesadaran David lambat laun meningkat namun ia belum mengenali orang lain.
Baca Juga: 25 Tahun Kementerian BUMN, Semen Gresik ajak 6.500 Warga Jalan Sehat di Grobogan Jateng
“Saat ini David sedang memasuki fase pemulihan emosional. Kesadarannya lambat laun meningkat, lebih sering membuka mata tapi belum aware dengan siapa dia kontak,” tulis Jonathan.
David mengalami koma usai dianiaya secara keji oleh Mario Dandy, anak mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak pada Senin (20/2/2023) lalu.
Unggahan Jonathan tersebut mendapat banyak komentar dari warganet yang turut mendoakan kesembuhan David.
"Ayoo David kuat sembuh. Semangatmu memulihkanmu," ujar @ulinyusron.
"Lekas pulih bro, doa kita semua mengiringimu selalu," tulis @rifqiazizian.
"Alhamdulillah progres positif. Smoga trus membaik. Aamiin," imbuh @yusuf_dumdum.(*)