Selebtek.suara.com - Pemain Argentina yang pernah merumput di Liga Indonesia, Gustavo Chena terkejut dengan kebiasaan tim Indonesia sebelum bertanding.
Gustavo Chena menyoroti kebiasaan buruk para pemain Indonesia soal asupan makanan mereka.
Menurut pesepak bola yang sempat bermain di Persija dan PSMS Medan ini, makanan adalah salah satu faktor yang membedakan sepak bola Indonesia dengan Argentina.
Asupan makanan diketahui berpengaruh pada performa pemain. Gustavo Chena pun tak habis pikir lantaran pemain Indonesia tidak benar-benar memerhatikan kualitas dan gizi dari kudapan yang mereka konsumsi.
Melansir Suara.com dari media Argentina, Infobae, Senin (26/6/2023), Chena mengaku sering melihat pesepak bola Indonesia makan makanan tidak sehat sebelum pertandingan.
Chena menyebut makanan yang dikonsumsi mulai dari ayam goreng, hamburger, cokelat, hingga donat.
Lebih parah lagi, kebiasaan makan junk food itu dilakukan sejak lama dan tidak ada yang ingin mengubahnya.
"Mereka makan ayam goreng sebelum pertandingan atau saat turun minum makan hamburger, cokelat hingga donat," kata Chena.
"Mereka mempertahankan kebiasaan ini sejak lama, mereka tidak ingin mengubahnya," lanjutnya
Baca Juga: Bungkam Ratchaburi, Thomas Doll Yakin Persija Sudah di Jalur yang Benar, Ini Alasannya
Karena hal tersebut, Chena mengaku sempat bertengkar dengan staf pelatih.
Saat itu, timnya disajikan donat hingga sekotak pizza dan makanan manis lainnya di ruang ganti alih-alih buah-buahan.
"Saya pernah bertengkar dengan staf pelatih karena di babak pertama, di meja ruang ganti bukan buah atau yogurt yang tersedia tapi sekotak pizza dan donat," jelas Chena.
"Saya berkata, mereka gila jika makan donat sebelum bermain di babak kedua," tambah eks pemain Boca Juniors tersebut.
Meski demikian, Chena menilai sepak bola Indonesia kini sudah mulai berbenah. Kebiasaan buruk sudah mulai ditinggalkan dan pengembangan pemain usia dini pun mulai diperhatikan.
"Baru sekarang mereka berinovasi dengan akademi sepak bola untuk pemain berusia 12 tahun. Tapi mereka cukup jauh dari kita," kata Chena.(*)