Selebtek.suara.com - Bagi sebagian orang, menonton video porno alisa video bokep sudah menjadi kebiasaan. Tak sedikit yang menjadikan pembenaran agar terhindar dari perbuatan zina.
Banyak pula yang mengakses video tersebut meski sudah menikah. Mereka beralasan menonton video bokep bisa meningkatkan gairah seksual.
Di dalam Islam, kegiatan tersebut adalah suatu yang terlarang. Ini termasuk maksiat, yakni maksiat mata, hal itu diucapkan oleh ulama ternama Indonesia Ustaz Adi Hidayat.
Bagi yang masih kecanduan menonton video bokep, Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini memberikan obatnya.
Seperti dikutip kanal YouTube Indonesia Mengaji, Ustaz Adi Hidayat mengatakan orang yang suka menonton video porno diminta bertaubat. Hal ini sesuai dengan ayat 17-18 Surah An-Nisa.
![Ustaz Adi Hidayat. [YouTube/Adi Hidayat]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/07/25/1-ustaz-adi-hidayat-youtubeadi-hidayat.jpg)
"Jika terinfeksi dengan nilai-nilai keburukan, maka disini kasusnya adalah kembalikan ke Qur'an Surah ke 4 An-Nisa ayat 17," ujar Ustadz Adi kelas seperti dikutip dari kanal YouTube Indonesia Mengaji, Selasa (25/7/2023).
Ustaz Adi Hidayat mengatakan taubat adalah obat dari kesalahan. Namun taubat yang dimaksud adalah benar-benar meninggalkan perilaku yang buruk dan tidak kembali lagi ke jurang yang sama.
"Selain narkoba, sekarang ini yang paling bahaya itu pornografi. Pornografi itu begitu seseorang menggunakan fungsi pandangannya untuk melihat tayangan seperti itu, itu langsung merusak ke fungsi otaknya," ungkap Ustaz Hidayat.
Selain itu, ulama berusia 38 tahun ini juga mengatakan menonton video porno bisa membuat orang kecanduan bahkan melebihi narkoba. Sehingga jika ingin bertaubat ada tiga hal yang harus dilakukan yakni, mengakui, mengesali dan meninggalkan kesalahan.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Memiliki Mental Kuat dan Enggak Mudah Menyerah, Kamu Termasuk?
"Cara meninggalkannya ganti dengan yang lebih baik, pandang yang baik-baik. Awas, kalau orang terbiasa melihat yang halal maka akan alergi terhadap yang haram," tutur Ustaz Adi Hidayat. (*)