Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:13 WIB
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
Ilustrasi. Industri kelapa sawit kembali ditegaskan sebagai aset strategis yang tak tergantikan bagi Indonesia. (Unsplash/James Lo)
baca 10 detik
  • Sawit sumbang output Rp1.119 T & serap 16,5 juta pekerja di 25 provinsi.
  • Produktivitas terhambat isu modal, legalitas lahan, & skala usaha kecil.
  • Perlunya sinkronisasi aturan domestik guna penuhi standar global.

Suara.com - Industri kelapa sawit kembali ditegaskan sebagai aset strategis yang tak tergantikan bagi Indonesia. Selain menjadi penopang utama neraca perdagangan, sektor ini memiliki peran krusial dalam ketahanan sosial dan pembangunan daerah di lebih dari 300 kabupaten di Indonesia.

Dalam diskusi bertajuk “Reshaping Indonesia’s Palm Oil Foundations in an Era of Climate Risk and Governance Standards” yang digelar oleh Prasasti Center for Policy Studies, terungkap bahwa Indonesia menguasai 58,7% pangsa pasar global sebagai produsen Crude Palm Oil (CPO) terbesar. Sektor ini menyerap 16,5 juta tenaga kerja dan menghidupi 2,6 juta petani swadaya.

Piter Abdullah, Policy and Program Director Prasasti Center, menyebut sawit sebagai motor penggerak hilirisasi, pangan, dan energi. Secara angka, industri ini menghasilkan output sebesar Rp1.119 triliun dengan nilai tambah mencapai Rp510 triliun per tahun.

Namun, daya saing nasional masih terganjal isu struktural. Akademisi Witjaksana Darmosarkoro menyoroti dominasi petani kecil yang masih terkendala keterbatasan akses permodalan dan teknologi digital, rendahnya literasi teknis dan skala usaha yang terfragmentasi dan hambatan pada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Dari sisi pelaku usaha, Direktur Eksekutif GAPKI, Mukti Sardjono, menegaskan bahwa industri dalam negeri sebenarnya mampu melampaui standar keberlanjutan global. Masalah utama justru terletak pada ketidaksinkronan regulasi domestik yang memicu ketidakpastian usaha.

Senada dengan hal tersebut, Rizalmi Fitrah ZA dari PalmCo menambahkan bahwa legalitas lahan dan kelembagaan petani plasma menjadi ganjalan utama dalam implementasi sertifikasi seperti ISPO dan RSPO di lapangan.

Sebagai penutup, forum ini menekankan perlunya konsistensi kebijakan agar sawit tetap menjadi pilar pertumbuhan ekonomi sekaligus mampu menjawab tuntutan standar lingkungan global yang kian ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global

Video | Jum'at, 06 Februari 2026 | 21:05 WIB

Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif

Purbaya Klaim Indonesia Masih Mampu Bayar Utang Meski Rating Moody's Negatif

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:51 WIB

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

LPEM UI 'Senggol' Kualitas Ekonomi RI 2025: Tumbuh Kencang tapi Rapuh!

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

×