Rusia Melakukan yang Terbaik Untuk Mencegah Perang, dan Melindungi Hak Rakyat Donbass

Selebtek | Suara.com

Jum'at, 04 Agustus 2023 | 08:56 WIB
Rusia Melakukan yang Terbaik Untuk Mencegah Perang, dan Melindungi Hak Rakyat Donbass
Monumen peringatan perang di kota Donetsk, Ukraina (Gambar: Александра Че/Pixabay)

Selebtek.suara.com - Rusia melakukan yang terbaik untuk mencegah perang dan membela hak-hak penduduk Donbass ketika kudeta terjadi di Ukraina dan kaum nasionalis berkuasa, kata Juru Bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov dilansir dari TASS, Jumat (4/8/2023).

"Ketika kudeta terjadi di Ukraina pada tahun 2014, dan itu persis kudeta, ketika kaum nasionalis mulai mengambil alih dan ketika Donbass menolak untuk hidup berdampingan dengan mereka ketika menyadari bahwa kekuatan kaum nasionalis sedang dibangun, itu adalah momen yang sangat dramatis," kata Peskov. 

"Rusia kemudian melakukan yang terbaik untuk mencegah perang. Rusia melakukan segalanya dalam upaya untuk mencapai penyelesaian damai atas masalah ini dan untuk mempertahankan hak-hak Donbass dan penduduknya dengan metode politik dan diplomatik." tambahnya. 

Peskov mengenang bahwa sebagai hasil dari negosiasi besar-besaran yang sangat sulit perjanjian Minsk ditandatangani. 

"Itu adalah produk dari keseimbangan perjanjian yang sangat kompleks dan keberhasilan diplomatik negara kita," katanya. 

Dmitry Peskov menunjukkan bahwa penerapan perjanjian secara bertahap pada saat itu akan mencegah perang dan akan memungkinkan terjadinya perang, orang Donbass untuk hidup dalam kondisi khusus dengan hak khusus dan menentukan masa depan mereka sendiri melalui pemilihan dan referendum.

Peskov juga mengenang bahwa mantan presiden Prancis, Francois Hollande dan mantan Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan akhir tahun lalu bahwa mereka tidak akan memenuhi apa pun berdasarkan perjanjian Minsk. 

"Tapi kami tidak tahu itu, kami sedang dalam proses untuk mengimplementasikan perjanjian ini, kami mencoba memaksa Ukraina untuk mengikuti jalur perjanjian untuk menghindari perang," juru bicara Kremlin menekankan. 

Dia menarik perhatian pada fakta bahwa 2019 adalah waktu ketika kami mematuhi perjanjian Minsk ini, dan kemudian itu benar-benar menjadi masalah intra-Ukraina. 

"Ya, memang begitu," tegas Peskov. 

Tetapi ketika menjadi jelas bahwa tidak ada yang akan mengimplementasikan perjanjian Minsk, bahwa Ukraina sedang mempersiapkan perang, menjadi jelas bahwa penasihat militer NATO sudah ada di sana, ketika menjadi jelas bahwa Kiev sebenarnya adalah sebuah boneka di tangan, pertama-tama, Washington, ketika menjadi jelas bahwa perang ini tidak dapat dihindari, maka kejadiannya mengambil arah saat ini.

Tentang perjanjian Minsk

Perjanjian Minsk seharusnya menjadi dasar penyelesaian di Donbass. Mereka ditandatangani pada 12 Februari 2015. Namun, Kiev menunda proses perdamaian selama bertahun-tahun dan menolak untuk mengimplementasikannya. Kemudian ia menyatakan bagian politik dari paket ini tidak dapat diterima, serta dengan tegas menolak untuk melakukan dialog langsung dengan republik Donbass. Perjanjian tersebut dimediasi oleh OSCE, Rusia, Jerman dan Prancis. 

Pada Desember 2022, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman Die Zeit, mantan Kanselir Jerman Angela Merkel menggambarkan kesimpulan dari perjanjian Minsk sebagai upaya untuk memberi Ukraina waktu untuk menjadi lebih kuat. 

Angela mengatakan jelas bagi semua orang bahwa konflik telah membeku dan masalahnya belum terselesaikan, itu hanya membiarkan Ukraina mengulur waktu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hampir 50 Tahun Lamanya, Rusia Kembali akan Meluncurkan Stasiun Bulan Bernama Luna-25

Hampir 50 Tahun Lamanya, Rusia Kembali akan Meluncurkan Stasiun Bulan Bernama Luna-25

| Kamis, 03 Agustus 2023 | 13:14 WIB

Rencana AS dan Barat Untuk Menghancurkan Rusia Dinilai Tak Akan Pernah Terjadi

Rencana AS dan Barat Untuk Menghancurkan Rusia Dinilai Tak Akan Pernah Terjadi

| Kamis, 03 Agustus 2023 | 06:33 WIB

Mata Uang Euro Naik Menjadi 103 rubel, Pertama Kali Sejak Invasi Rusia ke Ukraina

Mata Uang Euro Naik Menjadi 103 rubel, Pertama Kali Sejak Invasi Rusia ke Ukraina

| Kamis, 03 Agustus 2023 | 06:10 WIB

Helikopter Battlegroup South Rusia Hancurkan Tank dan Dua Angkutan Personel Lapis Baja Ukraina Bantuan AS

Helikopter Battlegroup South Rusia Hancurkan Tank dan Dua Angkutan Personel Lapis Baja Ukraina Bantuan AS

| Senin, 31 Juli 2023 | 10:54 WIB

Situasi Tidak Nyaman, Ukraina Menolak Berdamai dengan Rusia

Situasi Tidak Nyaman, Ukraina Menolak Berdamai dengan Rusia

| Jum'at, 28 Juli 2023 | 20:41 WIB

3.000 Tentara Ukraina Diperkirakan Tewas oleh Rusia dalam Pertempuran Sengit Memperebutkan Staromayorskoye

3.000 Tentara Ukraina Diperkirakan Tewas oleh Rusia dalam Pertempuran Sengit Memperebutkan Staromayorskoye

| Jum'at, 28 Juli 2023 | 19:59 WIB

Isi Pidato Putin untuk Umat Islam yang Rayakan Idul Adha 1444 H

Isi Pidato Putin untuk Umat Islam yang Rayakan Idul Adha 1444 H

| Kamis, 29 Juni 2023 | 11:56 WIB

Indonesia Diramal Bakal Perang dengan Australia Tahun 2037, Hard Gumay Bocorkan Pemenangnya

Indonesia Diramal Bakal Perang dengan Australia Tahun 2037, Hard Gumay Bocorkan Pemenangnya

| Rabu, 04 Januari 2023 | 15:55 WIB

Presiden Nyatakan Pandemi Sudah Mulai Mereda, Bagaimana Nasib Perekonomian Dunia?

Presiden Nyatakan Pandemi Sudah Mulai Mereda, Bagaimana Nasib Perekonomian Dunia?

| Rabu, 05 Oktober 2022 | 08:20 WIB

Negara yang Paling Banyak Punya Nuklir, Amerika Nomor Dua

Negara yang Paling Banyak Punya Nuklir, Amerika Nomor Dua

| Senin, 19 September 2022 | 06:44 WIB

Terkini

Dari Rumah hingga Rumah Sakit, Badai Mikroplastik Makin Intai Hidup Sehari-hari

Dari Rumah hingga Rumah Sakit, Badai Mikroplastik Makin Intai Hidup Sehari-hari

News | Senin, 20 April 2026 | 13:54 WIB

BRI Bagikan Promo Spesial di Momen Clash of Legends Jakarta

BRI Bagikan Promo Spesial di Momen Clash of Legends Jakarta

Bri | Senin, 20 April 2026 | 13:54 WIB

5 Sabun Mandi yang Tahan Lama Wanginya, Bonus Kulit Cerah dan Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Tahan Lama Wanginya, Bonus Kulit Cerah dan Lembap Seharian

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 13:53 WIB

Cegah Aset Sitaan Menyusut, DPR Usul Badan Khusus Biar Aset Koruptor Tak Menguap

Cegah Aset Sitaan Menyusut, DPR Usul Badan Khusus Biar Aset Koruptor Tak Menguap

News | Senin, 20 April 2026 | 13:52 WIB

Cari Mobil Keluarga Murah? Ini 4 Mobil Bekas yang Masih Worth It

Cari Mobil Keluarga Murah? Ini 4 Mobil Bekas yang Masih Worth It

Sumut | Senin, 20 April 2026 | 13:50 WIB

Volkswagen Golf GTI Rayakan Perjalanan 50 Tahun Sang Legenda Hot Hatch Dunia

Volkswagen Golf GTI Rayakan Perjalanan 50 Tahun Sang Legenda Hot Hatch Dunia

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 13:50 WIB

5 Fitur Baru pada Android 17: Ada Peningkatan Widget dan Mode ala iOS

5 Fitur Baru pada Android 17: Ada Peningkatan Widget dan Mode ala iOS

Tekno | Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB

Orang Dekat Donald Trump Pastikan Selat Hormuz Tidak Bakal Dibuka Sampai Ini Terjadi

Orang Dekat Donald Trump Pastikan Selat Hormuz Tidak Bakal Dibuka Sampai Ini Terjadi

News | Senin, 20 April 2026 | 13:49 WIB

Tak Dikabulkan PN Tipikor Jakarta, Irvian Bobby Sultan Kemnaker Batal Jadi Saksi Sidang Noel

Tak Dikabulkan PN Tipikor Jakarta, Irvian Bobby Sultan Kemnaker Batal Jadi Saksi Sidang Noel

News | Senin, 20 April 2026 | 13:47 WIB

Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan

Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan

News | Senin, 20 April 2026 | 13:47 WIB