Kawal Pembangunan Jaringan Air Perpipaan Bentuk Komitmen DPRD DKI

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:19 WIB
Kawal Pembangunan Jaringan Air Perpipaan Bentuk Komitmen DPRD DKI
Gedung DPRD DKI Jakarta. (dok: ddjp)

Suara.com - DPRD DKI Jakarta mendukung dan mengawal pembangunan jaringan air perpipaan sebagai upaya meningkatkan akses layanan air bersih yang berkualitas bagi masyarakat.

Melalui fungsi pengawasan dan penganggaran, DPRD mendorong percepatan perluasan cakupan layanan air minum perpipaan agar semakin banyak warga memperoleh pasokan air yang aman, layak, dan berkelanjutan.

Dukungan tersebut sejalan dengan komitmen menghadirkan pelayanan dasar yang lebih baik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menyampaikan komitmen lembaga wakil rakyat untuk mengawal pembangunan jaringan air perpipaan agar seluruh warga Jakarta mendapatkan layanan air bersih.

Menurut dia, DPRD berkomitmen memastikan alokasi anggaran pembangunan jaringan air tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Terutama kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

DPRD juga terus mengawasi berbagai program pembangunan jaringan air perpipaan. Dengan demikian, cakupan layanan dapat menjangkau wilayah yang belum terlayani.

“Terkait pipanisasi yang sudah dianggarkan,” kata dia.

Layanan air bersih harus berpihak kepada masyarakat kecil. Termasuk untuk kebutuhan industri. Akses terhadap air bersih, merupakan hak dasar yang harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Harus kami prioritaskan,” tutur Yuke.

baca juga

*Pengembangan Teknologi*

Direktur Utama PT. PAM Jaya (Perseroda) Arief Nasrudin mengatakan, pemanfaatan teknologi merupakan upaya menjawab tantangan penyediaan air bersih yang terus meningkat.

Riset dan pengembangan perlu secara berkelanjutan. Mengingat, inovasi di sektor pengelolaan air terus berkembang.

Satu di antara pengembangan teknologi, yaitu penggunaan alat yang mampu menangkap kandungan air di udara. Sehingga mampu mengolah air menjadi siap minum.

Teknologi tersebut bekerja dengan memanfaatkan kandungan air yang terdapat di atmosfer. “Menangkap titik air di Udara dan diproses,” ungkap Arief.

Teknologi tersebut rencananya akan menjadi bagian dari fasilitas Water Hub atau Water Station. Penempatannya di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin.

Nantinya, masyarakat bisa mengakses air minum secara langsung dan gratis di kawasan tersebut. Kini, pembangunan fasilitas tersebut masih dalam tahap persiapan.

Teknologi penangkap air dari atmosfer memiliki prinsip kerja yang tidak jauh berbeda dengan proses kondensasi pada pendingin udara atau air conditioner (AC).

Negara Afrika telah menggunakan teknologi serupa. “Karena mereka sumber airnya susah. Akhirnya dijadikan sebagai salah satu sumber air untuk dibuat pipanisasi,” tambah Arief. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hakim Militer Perintahkan Video dan Tumbler Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan

Hakim Militer Perintahkan Video dan Tumbler Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:18 WIB

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:59 WIB

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

Dipecat dari TNI, Hakim Sebut Dua Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Khianati Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

2 dari Empat Anggota BAIS TNI Dipecat dari Militer Imbas Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

2 dari Empat Anggota BAIS TNI Dipecat dari Militer Imbas Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:04 WIB

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB

400 Kota Terkoneksi dan 5G Blanket Mulai Digelar, Smartfren Perkuat Dominasi Jaringan

400 Kota Terkoneksi dan 5G Blanket Mulai Digelar, Smartfren Perkuat Dominasi Jaringan

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

×