Selebtek.suara.com - Usaha dan kerja keras tak pernah mengkhianati hasil. Prinsip itulah yang selalu dipegang teguh dadang DVN dan Mevina Husyanti, pasutri asal Kota Palembang. Pasutri ini sukses membangun bisnis skincare setelah modal Rp3 juta ludes.
Pria 31 tahun kelahiran Kota Palembang, Sumatera Selatan ini bekerja keras membangun usaha bersama sang istri selama 8 tahun dan kini telah membuahkan hasil.
Daviena Skincare, satu dari banyak brand perawatan kulit yang saat ini menjadi sorotan banyak orang atas kesuksesannya. Namun siapa sangka dibalik besarnya nama Daviena Skincare, ada kisah perjuangan yang harus dibayar.
Tahun 2016 menjadi tonggak awal kisah panjang sepasang kekasih bisa mengarungi berbagai cobaan sampai mendulang kesuksesan dengan brand Daviena Skincare.
Kisah bermula dari warung pulsa tempat di mana keduanya bertemu dan saling berkenalan pada tahun 2016.
"Kami berkenalan di konter handphone saat isi pulsa. Dari pertemuan itu kami mulai dekat," kata Dadang, dalam keterangan resminya, Kamis (28/9/2023).
Dari kedekatan itu, Dadang tak mau menyia-nyiakan waktu hanya untuk berpacaran. Dadang dengan gagah mendatangi orangtua Mevina dengan membawa niat untuk menjalin hubungan lebih serius.
"Tapi perjalanan kami mau menikah itu tidak mudah karena keluarga kami ada yang tidak setuju. Tapi saya tidak menyerah mencoba menjelaskan langsung kepada kedua orangtuanya. Alhasil orang tuanya merestui," ucap Dadang.
Kehidupan rumah tangga baru dimulai, Dadang DVN bekerja menopang ekonomi keluarga sementara Mevina menjadi ibu rumah tangga biasa di rumah. Namun, kondisi ekonomi memaksa mereka untuk mencari penghasilan tambahan.
"Istri izin meminta modal Rp3 juta untuk bisnis skincare. Saya upayakan cari modal dan mulai. Tapi produknya nggak laku-laku singkat cerita percobaan bisnis gagal," tutur Dadang.
Dua bulan berselang, bisnis itu dimulai kembali dengan modal yang lebih besar.
"Nyoba buat kedua kali dengan modal Rp5 juta. Tapi hasilnya sama, gagal juga," tambahnya.
Setelah dua kali percobaan bisnisnya gagal semua, Dadang mengingatkan agar istri fokus mengurus anak dan rumah saja, sementara ekonomi biar Dadang yang tanggungjawab.
Tahun 2017 jadi pertanda awal mula bisnis skincare Daviena Skincare tumbuh. Mevina meminta izin memulai kembali bisnis skincare untuk ke 3 kali, ia berjanji jika bisnis skincare kali ketiga ini gagal maka ia tidak akan melanjutkan lagi bisnisnya.
"Saat itu, istri bersikeras. Dia minta izin 1 kali lagi mulai usaha. Ternyata 3 bulan kemudian dia bercerita kalau jualan skincarenya sudah mulai terjual lumayan. Saya saat itu tidak percaya langsung. Saya lihat memang benar terjual dengan rata-rata 3 paket perhari. Dan itu tren penjualannya semakin hari semakin banyak," ungkap Dadang.
Daviena Skincare semakin hari semakin tumbuh, hingga tahun 2018 Dadang dan istri memutuskan untuk membeli sebidang tanah dan tempat untuk berjualan skincare secara profesional.
"Tahun 2018 kami nabung buat beli tanah dan tempat buat jualan. Semakin lama semakin banyak orderannya. Tahun 2019 kami sudah mulai bisa menjual 500 paket per hari," papar Dadang.
Semakin tinggi pohon, semakin besar pula angin. Tahun 2020 bisnis skincare mereka disatroni petugas dari BPOM dan kepolisian. Mereka dituduh melakukan kegiatan bisnis kosmetik tanpa memiliki izin, polisi dan petugas BPOM lantas memeriksa dokumen yang mereka miliki.
"Untung saja perizinan Daviena Skincare kami sudah lengkap. Kami sadar betul risiko jika membangun usaha tanpa punya izin. Karena dokumen kami lengkap, akhirnya tidak ada masalah," kata Dadang.
Hingga akhirnya perjuangan keras sepasang kekasih ini terbayar dengan rumah mewah. Mereka berhasil membangun rumah pribadi bak istana dari omset Daviena Skincare.
"Kami mulai membangun rumah pribadi mewah. Memakai arsitek dengan budget Rp15 miliar untuk bangunan saja. Di tahun 2021 rumah kami selesai," sebut Dadang.
Tren penjualan semakin meningkat, kendaraan-kendaraan mewah mulai dikoleksi olehnya. Kini di garasi pasutri ini terparkir deretan mobil mewah, mulai dari Alphard, Rubicon, Minicooper, Fortuner, Pajero, Land Cruiser VX200.
"Setelah dari itu kami membeli mobil Ferrari 488 Spider senilai Rp11 miliar," imbuhnya.
Omset dari bisnis skincare milik sepasang kekasih ini semakin tumbuh besar dan pesat. Selain produk skincare, bisnis ini berkembang ke klinik kecantikan Daviena Skincare yang berada di tengah kota Palembang.
Klinik tersebut berada di tengah Kota Palembang. Namun Dadang tak puas begitu saja karena ia berencana membuka di kota-kota lain di Indonesia. [*]