Selebtek.suara.com - Codeblu sebagai seorang yang iseng-iseng melakukan review jujur terhadap beberapa menu makanan di warung Nyak Kopsah.
Telah berhasil membuat geger warganet, karena review yang Codeblu ungkapkan pada warung Nyak Kopsah terkesan menyerang.
Codeblu sebenarnya tidak ada maksud apapun saat mereview menu yang ia pesan di warung Nyak Kopsah seperti ayam goreng, fuyunghai udang jamur, oseng-oseng cumi, udang dan banyak lagi.
Ia hanya menjalankan tujuan konten untuk membongkar kualitas pada setiap menu andalan di warung makan tersebut.
Meskipun dari sisi kualitas produk dalam hal ini makanan itu kurang. Namun Codeblu mengakui bahwa owner sangat jenius.
Menurutnya owner berhasil bangun branding meskipun warung makan. Apalagi ada unsur entertainment yang sengaja disematkan untuk brand personal identity.
"Dia sebagai dia which is adalah si pak owner. Sebagai content creator dan sebagai brand personal identity nya adalah mencak-mencak, marah-marah.
Itu sebagai entertainment, it's oke gak apa-apa. Orang jadi takut secara tidak langsung," tuturnya.
Bahkan Codeblu juga telah melakukan research dari YouTube. Apapun yang dibuat konten oleh owner selalu naik.
"Gue research juga, lihatin YouTube nya. Nggak ada yang gak naik bro. Naik semua, jenius sebenarnya," jelasnya.
Ia kembali menegaskan bahwa kita harus dapat membedakan antara membahas makanan dengan orangnya.
"Jadi gini elo harus bisa bedain antara lo ngomongin makanan, sama ngomongin orang kan," ujarnya.
Tidak ada sedikitpun dalam benaknya untuk menilai orangnya. Dia tetap fokus pada makanan.
"Gue gak sebel sama orangnya. Gue kan lagi ngomongin makanannya tidak proper," imbuhnya.
Ia kembali berucap bahwa pemilik warung makan mahal ini sangat hebat. Itu tidak terbantahkan lagi
"Tapi secara orangnya sendiri, ini orang hebat," sambungnya.
"Dia berhasil memberikan sebuah entertainment, lalu diberikan monetizing berupa produk.Yang orang bisa beli, dia punya cash flow," jelasnya.
Warung yang telah 25 tahun berdiri tersebut bisa menarik minat bisnisman untuk invest sebab branding telah kuat.
"Sehingga kalau misalkan gue sebagai bisnisman,gue akan invest ke dia, perbaikin bisnisnya, kasih restoran yang benar, yang proper. Supaya ada SOP kualitas makanan dan kebersihannya," tukasnya.
Bagi dia yang namanya warung ya tidak sebersih restoran. Tapi ia menggarisbawahi bahwa dalam kontennya tidak membahas warung kotor.
"Karena ini kan warung, elo nggak bisa. Juju kan bilang ini kotor sekali. Ya pasti kotorlah warung," ucapnya.
"Fair enough buat gue warung kotor, gue nggak ngomongin kotor di konten gue," pungkasnya.(*)