"Kami senang, kami membangun ruang ketiga, ruang pertama di rumah ruang kedua di kantor dan ruang ketiga adalah ruang bersama," katanya.
Lewat kebersamaan itulah maka ruang ketiga menjadikan semua orang memiliki hak yang sama dengan mengindahkan kebersamaan menghormati kewajiban juga.
"Ruang di mana orang bisa merasakan kesetaraan bisa punya kesempatan untuk datang tidak merasa minder tidak merasa tinggi hati tidak merasa rendah diri. Namun tetap menjunjung adab dan perilaku," katanya.