SUARA SEMARANG - Pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago diminta para suporter untuk mundur atau dipecat usai hasil tak maksimal Laskar Sambernyawa di BRI Liga 1.
Diketahui, Jacksen F Tiago didatangkan pada musim lalu dan mampu membawa Persis Solo jadi kampiun di Liga 2 sehingga promosi ke Liga 1.
Namun di Liga 1, Persis Solo di bawah asuhan Jacksen F Tiago tidak beradaya bersaing dengan tim perserta kasta tertinggi liga Indonesia.
Dalam 4 laga yang dilakoni Persis Solo tidak ada satu pun poin yang dikantongi sehingga klub yang bermarkas di Stadion Manahan ini berada di dasar klasemen dengan poin 0.
Di pertandingan pertama, Persis Solo tumbang di kandang sendiri dari tim yang juga promosi dari Liga 2, yakni Dewa United dengan skor 2-3.
Di pekan kedua, Persija Jakarta mampu menaklukkan Persis Solo dengan skor 2-1.
Di pertandingan ketiga, Persikabo yang sedang dalam performa bagus mampu mengalahkan Persis Solo dengan 2 gol tanpa balas.
Terbaru, Persis Solo kembali kalah di kandang dengan skor 1-2 melawan Persita Tangerang.
Ratusan suporter yang terdiri dari Pasoepati, Garis Keras Sambernyawa, Ultras 1923, Surakartans, Boys 1923, FM1923, dan BSS mendatangi Mes Persis Solo yang ada di Jalan Sutomo.
Baca Juga: Guru TK di Mataram yang Dibunuh Mandor Sedang Hamil 2 Bulan
Kemudian perwakilan dari suporter tersebut menggelar pertemuan dengan manajemen Persis Solo selama kurang lebih 45 menit.
Manajemen Persis Solo, menjanjikan pemecatan Jacksen F Tiago sebagai pelatih kepala Persis Solo setelah pertandingan melawan Bhayangkara FC.
"Kita sudah sepakat bersama bahwa kita tunggu sampai satu minggu untuk memutuskan pemecatan," terang Asisten Manajer Persis Solo, Erwin Widianto, Senin (15/8/2022) dikutip dari suarasurakarta.id.
Erwin menjelaskan, banyak hal yang dipertimbangkan termasuk psikologis dan mental para pemain. Karena setelah ini Persis akan menghadapi Bhayangkara, 19 Agustus 2022 nanti.
Sementara itu Komisaris Utama Persis Solo Kevin Nugroho menegaskan jika manajemen mengambil keputusan tapi minta agar suporter bersabar.
"Pokonya biar kondisi tim oke dulu, nanti keputusan kita ambil. Kita pasti akan ambil keputusan, jadi sabar saja," paparnya.