Anak KSAD Dudung Abdurachman Disebut tak Lulus Akmil, Effendi Simbolon Cecar soal Isu Cuek Panglima TNI Andika Perkasa dan Anak Buahnya

Semarang | Suara.com

Selasa, 06 September 2022 | 10:31 WIB
Anak KSAD Dudung Abdurachman Disebut tak Lulus Akmil, Effendi Simbolon Cecar soal Isu Cuek Panglima TNI Andika Perkasa dan Anak Buahnya
Ilutrasi KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Anggota DPR RI Effendi Simbolon cecar soal isu ketidakharmonisan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan anak buahnya itu. (ANTARA/ I.C.Senjaya)

SUARA SEMARANG - Isu hubungan tidak harmonis Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan anak buahnya Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI Jenderal Dudung Abdurchman dicecar oleh anggota DPR RI Effendi Simbolon, bahkan nama anak mantan Pangdam Jaya itu terseret lantaran disebut tak lolos Akademi Militer (Akmil).

Anggota DPR RI Effendi Simbolon mencecar soal isu hubungan tak harmonis antara KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Effendi Simbolon, anggota Komisi I DPR RI itu buka-bukaan soal informasi di tubuh internal TNI antara KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Lalu apa hubungannya sang anak, di tengah isu tak harmonis antara KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.dengan Panglima TNI.

"Sampai ke urusan anak Pak Jenderal Dudung yang katanya tidak lulus karena umur dan karena tinggi badan katanya. Saya nggak tahu silakan nanti bapak jelaskan," kata Effendi Simbolon melansir laman Suara, Senin (5/9/2022).

Effendi Simbolon bahkan terheran-heran ada isi informasi tersebut, hingga isu KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa..

"Urusan anak KSAD pun gagal masuk Akmil pun menjadi isu. Emangnya kalau KSAD kenapa? Emang harus masuk? Emang kalau anak presiden harus masuk? Siapa bilang itu?" kata Effendi Simbolon.

Effendi Simbolon kemudian mengingatkan agar isu di internal TNI tersehut tidak sampai mengorbankan institusi di tubuh TNI saat ini.

"Apakah ini harus menjadi pertentangan pak yang kemudian mengorbankan TNI, pak? TNI ini dari kawah candradimuka orang hebat semua pak, punya moral semua ini," kata Effendi Simbolon.


Rahasia Umum

lebih lanjut, Effendi Simbolon  makin curigai dengan gelagat yang ditunjukan dari dua jenderal TNI yang dimaksud tersebut.

Antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman, Effendi Simbolon menyoroti sikap kedua jenderal itu yang tampak jarang bersama dalam suatu agenda.

Jenderal Andika Perkasa hadir dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR kemarin, sementara KSAD Jenderal Dudung Abdurachman absen dengan alasan mengecek persiapan prajurit.

Menurut Effendi Simbolon gelagat tersebut ditunjukan makin menjadi-jadi, dan kemudian tersemat sebagai rahasia umum.

"Ini semua menjadi rahasia umum pak, rahasia umum. Jenderal Andika, di mana ada Jenderal Andika tidak ada KSAD," kata Effendi Simbolon di rapat bareng Panglima TNI, Senin (5/9/2022).

Effendi Simbolon sampaikan catatan, Andika Perkasa dalam momen penting tak didampingi Dudung Abdurachman.

"Jenderal Andika Perkasa membuat Super Garuda Shield, tidak ada KSAD di situ. Saya tidak tahu nanti silakan dijelaskan," kata Effendi. Simbolon.

"Apakah Anda undang tapi dia tidak hadir, apakah memang tidak diundang, saya nggak tahu. Silakan nanti dijawab," kata Effendi Simbolon.

Sebelumnya, Effendi Simbolon menyebut TNI layaknya gerombolan.

DIa bahkan menilai kelakuan TNI lebih-lebih dari organisasi masyarakat atau ormas.

Pernyataan Effendi Simbolon itu menyusul adanya temuan dan informasi yang diperoleh Komisi I DPR RI.

Adapun temuan itu mengenai isu tidak harmonisnya hubungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Bukan cuma itu, Effendi juga menyoroti berbagai informasi mengenai adanya ketidakpatuhan hingga pembangkangan di tubuh TNI. Ia menilai dengan segala keributan tersebut, TNI tidak ubahnya seperti gerombolan


"Ini TNI kaya gerombolan ini. Lebih-lebih ormas, jadinya tidak ada kepatuhan," kata Effendi di rapat kerja dengan Panglima TNI di DPR, Senin (5/9/2022).

Sebelumnya, Komisi I DPR RI menyoroti adanya informasi tentang hubungan yang tidak harmoni antara Panglima TNI dan KSAD. Komisi I bahkan meminta hal mengenai itu dirapatkan khusus pada malam ini.

Sebagaimana diketahui pada Senin siang ini, Komisi I DPR melakukan rapat membahas anggaran TNI. Dalam kesempatan itu, Dudung yang tidak hadir di rapat menjadi sorotan. Effendi mengusulkan agar setelah rapat membahas anggaran, nantinya Komisi I bisa meneruskan rapat mengenai isu-isu aktual pada malam hari.

"Kita jadwalkan nanti malam ya kita hadirkan Kepala Staf Angkatan Darat dengan Panglima TNI, kepala staf untuk membahas. Kami banyak sekali temuan-temuan ini yang insub ordinary, disharmoni, ketidakpatuhan," kata Effendi.

Menurut Effendi isu-isu aktual tidak hanya seputar peristiwa dan kasus-kasus yang melibatkan prajurit TNI. Melainkan isu-isu internal seperti yang ia ungkapkan juga perlu dibahas. Bahkan, Effendi menyebut ada juga terjadi pembangkangan di internal TNI. Hal itu yang kemudian ditegaskan Effendi perlu penjelasan.

"Saya tidak ingin berpihak ke siapa-siapa. Ingin penjelasan dari saudara Jenderal TNI Andika dan penjelasan dari Jenderal TNI Dudung Abdurachman. Ada apa terjadi disharmoni begini, ketidakpatuhan?" kata Effendi

Anggota Komisi I Helmy Faisal juga menyoroti adanya informasi ketidakharmonisan di tubuh TNI, terutama di antara Panglima TNI dan KSAD. Karena itu ia berharap ada kehadiran dari KSAD Dudung untuk mengklarifikasi informasi tersebut lebih lanjut.

"Kita harapkan Pak KSAD bisa hadir sekaligus untuk menepis di sosial media, di berbagai macam. Kita itu ada informasi yang tidak enak bahwa ada hubungan yang kurang harmonis antara Panglima dengan KSAD," kata Helmy.

"Saya kira ini harus kita clear kan. Mengingat kita ini membutuhkan persatuan menghadapi situasi politik yang kita semua ketahui ada masalah di Papua yang memerlukan kebersatuan kita," sambung Helmy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Politikus PDI Effendi Simbolon Sebut Ada Disharmoni di Tubuh TNI hingga Anak KSAD Jenderal Dudung Gagal Masuk Akmil

Politikus PDI Effendi Simbolon Sebut Ada Disharmoni di Tubuh TNI hingga Anak KSAD Jenderal Dudung Gagal Masuk Akmil

| Selasa, 06 September 2022 | 08:16 WIB

Jenderal Bintang Tiga Buka-Bukaan Soal Isu Perselingkuhan Istri Ferdy Sambo dan Kuat Ma'ruf: Baru Seminggu

Jenderal Bintang Tiga Buka-Bukaan Soal Isu Perselingkuhan Istri Ferdy Sambo dan Kuat Ma'ruf: Baru Seminggu

| Selasa, 06 September 2022 | 08:04 WIB

Kasad Jenderal Dudung Abdurachman Cek Kesiapan Yonif 143/TWEJ Lampung Selatan

Kasad Jenderal Dudung Abdurachman Cek Kesiapan Yonif 143/TWEJ Lampung Selatan

Lampung | Senin, 05 September 2022 | 21:18 WIB

Terkini

Cari Tempat WFH Tenang di Palembang? Cafe Danau Jakabaring Ini Sepi, WiFi Kencang

Cari Tempat WFH Tenang di Palembang? Cafe Danau Jakabaring Ini Sepi, WiFi Kencang

Sumsel | Minggu, 12 April 2026 | 19:07 WIB

Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk

Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk

Otomotif | Minggu, 12 April 2026 | 19:07 WIB

3 Mobil Bekas 7 Seater untuk Keluarga yang Nyaman dan Ramah Kantong

3 Mobil Bekas 7 Seater untuk Keluarga yang Nyaman dan Ramah Kantong

Riau | Minggu, 12 April 2026 | 19:05 WIB

Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026

Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026

Sulsel | Minggu, 12 April 2026 | 19:01 WIB

Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi

Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 19:00 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan

Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 18:50 WIB

Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas

Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB