SUARA SEMARANG – Turis asing melecehkan warga lokal viral di media sosial. Mereka merekam dan mengunggah perbuatan yang diduga dilakukan di Bali tersebut.
Aksi tak terpuji tersebut diunggah di akun Instagram @nelkboys dan youtube NELK. Postingan pertama pada Selasa (13/09/2022).
Seorang bule dengan kaos merah dan celana pendek memasuki kamar. Dia lalu mengencingi lantai kamar tersebut.
Salah seorang temannya protes. Alih-alih berhenti, ia dan teman-teman lainnya justru terbahak-bahak sembari dengan sengaja melanjutkan buang air kecil hingga kasur.
Tidak hanya itu, rombongan bule tersebut kembali berulah dan mengunggahnya di akun instagram dan youtube pada Kamis (22/9/2022). Para turis asing menyebut apa yang mereka lakukan sebagai “art class”.
Kali ini mereka mendatangi sebuah galeri. Di tempat tersebut, dua orang dari rombongan turis berpura-pura tuli. Mereka menyuruh seorang lelaki di galeri untuk menggambar kemaluan.
Setelah itu, salah seorang turis menyuruh lelaki lainnya untuk menghisap rokok 3 batang sekaligus dan memberi beberapa lembar uang ratusan ribu rupiah.
Turis itu juga menyuruh lelaki tersebut untuk megusap-usap kemaluan. Para turis asing ini menyebut, mengusap-usap kemaluan sebagai bentuk terima kasih.
Unggahan tersebut viral setelah diunggah ulang oleh pegiat media sosial @niluhdjelantik pada Jumat (23/9/2022). Ia merasa geram, karena turis-turis asing tersebut memperlakukan orang lain dengan hina, hanya demi konten.
“Turis kayak gini musti dikasih paham. Demi konten kencing di tempat tidur villa dan sekarang memperlakukan si bapak dengan cara sungguh menghinakan. @nelkboys you are a disgrace to our country !!!!,”tulisnya.
Niluh membenarkan bahwa geliat pariwisata dibutuhkan. Namun ia juga menegaskan, tidak membutuhkan kehadiran turis-turis macam itu.
Hal ini sontak membuat geram warganet. Mereka sepakat dengan apa yang diungkapkan oleh Niluh Djelantik. Bahkan, penyanyi Sandhy Sandoro pun ikut mengomentari.
“Sikat mereka mbok @niluhdjelantik. Masbro @sandiuno yth mohon bertindak nih hehe,”tulisnya.
"Kalau kayak begini dibiarkan, takutnya turis-turis asing yang sama bodohnya dengan mereka juga ikut-ikutan melakukan hal tersebut,"komentar warganet.
"Kurang ajar! Report akunnya rame-rame,"komentar warganet lainnya.