Mahfud MD Sebut Panpel dan Over Kapasitas Penonton, Publik: Seret Dong Pak Broadcasting, dan Gas Air Mata

Semarang

Senin, 03 Oktober 2022 | 14:31 WIB
Mahfud MD Sebut Panpel dan Over Kapasitas Penonton, Publik: Seret Dong Pak Broadcasting, dan Gas Air Mata
Mahfud MD (Dok.Antara)

SUARA SEMARANG - Menkopolhukam Mahfud MD menyesalkan terjadinya jatuh korban jiwa dalam kerusuhan Kanjuruhan Malang Sabtu (1/10/2022) yang menelan 125 orang meninggal dunia.

Mahfud MD menyebut pemerintah langsung turun tangan untuk menangani tragedi tersebut sebaik mungkin. Koordinasi telah dilkukan terutama dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait investigsi.

Investigsi diinstruksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, agar Kapolri dan PSSI bisa segera melakukan evaluasi menyeluruh pada persepakbolaan Tanah Air.

"Saya sdh dpt informasi dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit. Saya juga sdh berkordinasi dgn Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta. Pemerintah menyesalkan atas kerusuhan di Kanjuruhan. Pemerintah akan menangani tragedi ini dgn baik," kata Mahfud MD dalam caption Instagram pribadinya Minggu (2/10/2022).

Mahfud juga menjamin biaya perawatan rumah sakit telah ditanggung oleh pemerintah. Sementara, kepada para keluarga korban agar bersabar dan untuk berkoordinasi dengan aparat dan petugas di lapangan untuk identifikasi.

"Pemda Kabupaten Malang akan menanggung biaya rumah sakit bagi para korban," lanjutnya.

Selain itu, Mahfud MD juga telah mengumpulkan beberapa informasi dan antisipasi untuk mencegah terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. 

Ia menyebut jika sebenarnya, sejak sebelum pertandingan pihak aparat sudah mengantisipasi melalui koordinasi dan usul-usul teknis di lapangan. 

Seperti pertandingan agar dilaksanakan sore (bukan malam). Kemudian, jumlah penonton agar disesuaikan dgn kapasitas stadion yakni 38.000 orang.

baca juga

"Tapi usul2 itu tidak dilakukan oleh Panitia Pelaksana yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan ticket yang dicetak jumlahnya 42.000," jelasnya.

Mahfud MD menegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar supporter Persebaya dgn Arema. Sebab pada pertandingan itu supporter Persebaya tidak boleh ikut menonton. Supporter di lapangan hanya dari pihak Arema.

Oleh sebab itu, para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak nafas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antar supporter.

Dari postingan Mahfud MD mendapat beragam respon publik. Warganet menilai Mahfud MD untuk tidak hanya menilai dari sisi panitia pelaksana (Panpel).

Sebab dalam tragedi kerusuhan di dalam Stadion Kanjuruhan juga melibatkan banyak pihak yang akhirnya suasana chaos dan menimbulkan ratusan korban jiwa.

Beberapa pihak yang dimaksud diantaranya panpel, broadcast, aparat keamanan, hingga PSSI dan Kemenpora.

"Operator liga, Indosiar , dll juga masukkan pak ke pihak ynag bertanggung jawab" tulis @chandratama.

"Penggunaan Gas Air mata kok g disinggung Pak???" tulis @tukah35551.

"Tolong di tegur pihak penyelenggara, pihak brodcaster yg ngotot mementingkan main malam karena mengejar rating" jelas @sonikuw.

"Demi rating televisi,,,pertandingan yg pnuh resiko di tandingkan malam hari dan gas air mata menjadi banjir air mata" komentar @yohanes_fitrianto.

"Soal gas air mata pripun pak menko?" komentar @wildanariefian.

"Mohon tindak tegas prof. Panitia pelaksana & Klub wajib sanksi berat" kata @
andriyanyayang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pedihnya Gas Air Mata Kanjuruhan Bikin Karier Kapolda Jatim di Ujung Tanduk

Pedihnya Gas Air Mata Kanjuruhan Bikin Karier Kapolda Jatim di Ujung Tanduk

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:28 WIB

Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Komisi X DPR Minta Seluruh Kompetisi Sepakbola Dihentikan

Terkait Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Komisi X DPR Minta Seluruh Kompetisi Sepakbola Dihentikan

DPR | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:26 WIB

Ombudsman Temukan Adanya Maladministrasi pada Laga Arema VS Persebaya di Kanjuruhan

Ombudsman Temukan Adanya Maladministrasi pada Laga Arema VS Persebaya di Kanjuruhan

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:26 WIB

Curhat Istri Muhammad Rafli Soal Tragedi Kanjuruhan: Pemain Arema Terus Menangis karena Perasaan Bersalah

Curhat Istri Muhammad Rafli Soal Tragedi Kanjuruhan: Pemain Arema Terus Menangis karena Perasaan Bersalah

Depok | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:22 WIB

Belasan Polisi Operator Pemegang Senjata Pelontar Diperiksa Itsus dan Propam Terkait Tragedi Kanjuruhan

Belasan Polisi Operator Pemegang Senjata Pelontar Diperiksa Itsus dan Propam Terkait Tragedi Kanjuruhan

Cianjur | Senin, 03 Oktober 2022 | 14:16 WIB

Terkini

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi

Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi

Jogja | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:41 WIB

DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan

DPRD Sulsel Minta Proyek PSEL Makassar Dihentikan

Sulsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:39 WIB

Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG

Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG

Tekno | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:36 WIB

Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar

Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:35 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB