SUARA SEMARANG - Nasib tragis dialami oleh warga negara Indonesia WNI asal Kota Semarang, Novita Kurnia Putri, ia tewas ditembak di Texas AS.
Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil, tewas terkena ratusan peluru yang ditembakkan salah sasaran. Rumah yang dia diami di Texas diberondong tembakan orang tak dikenal.
Kabar Novita Kurnia Putri atau Vita Brazil tewas di Texas AS terjadi pada Selasa pekan lalu. Ia berusia 25 tahun, kejadian nahas pada malam harinya.
Melansir Indonesian Lantern, sebuah laman komunitas orang Indonesia di Amerika Serikat, Vita Brazil ditembak di bagian kepala akibat berondongan peluru nyasar yang menyasar ke rumah dia.
Lokasi kejadian ada di West Bexar County, San Antonio, Texas, malam itu ia tertembak beberapa kali di bagian wajahnya sekitar pukul 12.30 pagi dini hari, dan meninggal dunia di tempat kejadian
"Korban terkena tembakan beruntun dari luar rumah,’’ tutur Sheriff Javier Salazar kepada wartawan lokal KSAT.com, dikutip Indonesian Lantern.
Sementara korban wanita lainnya berusia 41 tahun yang tengah menyewa rumah tak jauh dari lokasi, dirawat di ruang darurat rumah sakit setempat.
Menurut laporan media setempat, petugas kepolisian tiba beberapa saat setelah tembakan senjata otomatis terdengar di sekitar kawasan Bexar County.
Mereka melihat sebuah mobil sedan putih ngebut meninggalkan lokasi, setelah pengejaran dilakukan dibantu helikopter polisi, kedua pelaku tertangkap di jalan bebas hambatan 151 dan Acme Road.
Dua remaja berusia 14 dan 15 tahun pun ditangkap pihak kepolisian namun tidak mengungkap identitas mereka.
"Kini pelaku kriminal mudah mendapatkan senjata,’’ tutur Salazar.
Kedua remaja yang ditahan di Bexar County Juvenile Detention Center, dikenai dua tuduhan, yakni pembunuhan dan penyerangan berat dengan ancaman hukuman mati atau hukuman seumur hidup.
Dugaan kuat menyebutkan, kedua remaja itu salah sasaran, sehingga menghujani rumah Novita Brazil dan tetangganya di kawasan Far Westside, Bexar County, dengan serentetan tembakan.
Belum diketahui, siapa sebenarnya yang menjadi sasaran mereka. Seratus selosong peluru ditemukan di dekat kediaman korban.
Sementara dua senjata otomatis yang diduga hasil curian dari salah satu mobil tengah diteliti.