SUARA SEMARANG - Ramai membahas Keraton Surakarta, tahukah kamu jika keraton yang ada di wilayah Kota Solo ini memiliki luas 54 hektare.
Tak hanya itu, ternyata ada 6 kampung di Keraton Surakarta yang fungsinya berbeda-beda sesuai siapa yang tinggal di sana.
Untuk itu, sebelum kamu berwisata di Keraton Surakarta, alangkah baiknya ketahui dulu kampung mana saja agar tak salah tempat.
Jika kamu baru kali pertama ke Solo dan akan berkunjung ke Keraton Surakarta maka lokasinya ada di kecamatan Pasar Kliwon.
Solo ini hanya terbagi menjadi 5 kecamatan, jadi cukup mudah untuk mencarinya. Lokasi Keraton Surakarta ada di Kelurahan Baluwarti.
Untuk wilayah kekuasaan Keraton Surakarta yakni terbentang dari Alun-Alun Utara sampai Alun-Alun Selatan. Alun-alun ini seperti sebuah ciri khas kerajaan atau keraton di masa lalu. Sebagaimana yang ada di Yogyakarta.
Semua penghuni Keraton Surakarta tinggal di kompleks yang bernama Baluwarti. Mereka terdiri dari Raja, keluarga, sentana dan abdi dalem.
Namun yang menjadi unik adalah mereka tidak tinggal bersama dalam satu kompleks. melainkna terbagi-bagi dalam beberapa wilayah atau disebut dengan kampung yang berada di Baluwarti.
Pertama adalah Kampung Lumbung. Sesuai namanya, kampung ini dipusatkan untuk menampung bahan-bahan makanan untuk semua yang ada di Keraton Surakarta.
Lalu di mana lokasinya? berada di sebelah timur keraton.
Kedua adalah Kampung Carangan. Unik ya namanya. Ketahuilah, kampung ini sebagai lokasi bagi para abdi dalem prajurit yang biasanya menggunakan carang. Carang sendiri dalma bahasa Jawa bermakna ranting kayu.
Ada juga kampung untuk prajurit lainnya, yakni Kampung Tamtaman. Lokasinya memang berhimpitan dengan kampung Carangan. Kampung Tamtaman untuk prajurit pengawal raja Keraton Surakarta.
Keempat adalah Kampung Wirengan. Kampung ini dijadikan tempat tinggal oleh keluarga raja serta para abdi dalem. Namun yang tinggal disini adalha mereka yang bertugas mengurus entertainmen atau hiburan tarian dan wayang orang.
Kelima adalah Kampung Gambuhan untuk para niyaga. Niyaga adalah sebutan untuk para penabuh gamelan. Keenam adalah Kampung Kasatriyan untuk sentana Keraton Surakarta.
Keraton Surakarta sendiri saat ini sedang dilanda konflik internal yang berkepanjangan sehingga pemerintah kesulitan untuk memberikan bantuan, salah satunya revitalisasi.