SUARA SEMARANG - Perselisihan antara pengemudi Gocar dengan ojek pangkalan di Pasir Impun Bandung sudah selesai, dan begini yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
Perselisihan itu bermula saat pengemudi Gocar yang membawa penumpang melintas di Pasir Impun. Mereka ditanya-tanya oleh tukang ojek pangkalan.
Karena terburu-buru, suara penumpang dari dalam Gocar pun terdengar ingin segera ke tempat tujuan, karena ada orang yang meninggal.
Cukup banyak tukang ojek pangkalan yang "mencegat" Gocar tersebut. Meski mereka meminta segera pergi ke lokasi yang diinginkan oleh penumpang.
Buntut dari perselisihan ini, disebutkan bahwa kemudian banyak pengemudi ojek online yang mendatangi lokasi tukang ojek pangkalan.
Ramai di lokasi terjadi perdebatan. Hingga mereka menuntut agar warga Pasir Impun memilih sarana transportasi mana yang dipilih oleh masyarakat.
"Satu poin bahwa kencleng itu dihilangkan. Biarkan warga memilih, bebaskan," ujar seseorang dalam video yang diunggah oleh akun twitter Kang Ojol, Selasa (3/1/2023).
Keputusan selanjutnya adalah tidak ada lagi zona merah. Artinya semua fasilitas sarana transportasi dibebaskan.
Kemudian disepakati tidak ada lagi intimidasi maupun kekerasan yang dilakukan oleh masing-masing pihak.
Baca Juga: Pekerjaan Baru Rian Mahendra Eks Bos Bus PO Haryanto, Bintang Video Klip Nada Sikkah
Dalam video yang diunggah, yang dimediasi oleh pihak kepolisian, pihak yang melakukan intimidasi juga sudah menyampaikan permohonan maaf. Dan tak akan mengulangi perbuatannya.
Dengan keputusan tersebut, maka Gocar dan ojek pangkalan di Pasir Impun berakhir damai dengan sejumlah keputusan diatas.***