SUARA SEMARANG - Perburuan pelatih PSIS Semarang nampaknya akan terhenti di nama Keisuke Honda, eks pemain top Jepang yang pernah bermain di klub-klub top eropa.
Nama Keisuke Honda telah disebut gelandang PSIS Semarang Taisei Marukawa yang juga berasal dari negara Matahari Terbit.
Bahkan, saat diisukan segera ke PSIS Semarang, Keisuke Honda mengaku telah berada di Jakarta dan akan memulai pekerjaan di tahun ini juga.
Keisuke Honda dirumorkan akan segera menjadi pelatih PSIS Semarang usai unggahan di media sosial dilakukan oleh CEO klub Yoyok Sukawi dan Taisei Marukawa.
Yoyok Sukawi memberikan teka-teki sebenarnya ada hubungan apa antara PSIS Semarang dengan Jepang, karena sudah ada 2 pemain Jepang dan Pratama Arhan juga bermain di sana.
Sementara Taisei Marukawa diketahui telah meretweet unggahan Keisuke Honda saat berada di Jakarta dan memintanya untuk melatih.
Lalu apa sebenarnya unggahan yang dilakukan oleh Keisuke Honda? di Akun twitternya, eks pemain AC Milan itu membandingkan antara Jepang dan Indonesia.
Di Indonesia, populasi penduduknya adalah 270 juta jiwa dengan usia rata-rata 29 tahun. Sementara untuk PDB per kapita adalah 4.300 USD.
Di Jepang, tulis Keisuke Honda, usia rata-rata adalah 46 tahun dan PDB per kapita Jepang adalah 39.000 USD, sehingga terjadi perbedaan jauh sekali.
Baca Juga: Keisuke Honda Jadi Pelatih PSIS Semarang, Taisei Marukawa Langsung Girang Kontak Eks Kamboja?
Meski demikian, ia memastikan telah berada di Jakarta dan akan memulai pekerjaanya di tahun ini juga.
"Saya di Jakarta sekarang, dan saya benar-benar merasakan energi dari seluruh kota. Tahun ini, saya akan mulai mengerjakan startup ini," tulisnya di akun @kskgroup2017, Sabtu (14/1/2023).
Dengan menggaet Keisuke Honda, jelas menjadi keuntungan yang besar bagi PSIS Semarang. Pertama, klub itu telah memiliki 2 pemain Jepang sehingga komunikasi lebih mudah.
Adaptasi Keisuke Honda di PSIS Semarang diprediksi tak membutuhkan waktu yang lama. Apalagi telah mengenal sepakbola Asia Tenggara, karena sebelumnya melatih Timnas Kamboja.
Keuntungan lainnya adalah pamor PSIS Semarang akan meningkat. Sebagaimana diketahui, klub-klub top di eropa, Asia, atau benua lain akan merekrut nama-nama besar guna meningkatkan pamor.
Pamor klub bisa menjadi daya tarik dari sisi bisnis dan komersial. Dengan kata lain, nama pelatih Keisuke Honda di PSIS Semarang akan meningkatkan nilai jual klub.***