SUARA SEMARANG - Diam-diam Kota Semarang sedang menuju kota Megapolitan dengan kedatangan investor kelas kakap properti Group Pakuwon Jati yang akan bangun gedung pencakar langit.
Bukan proyek abal-bal jika sudah kedatangan developer sekelas Pakuwon Jati. Di mana terkenal dengan properti mix used Superblock nya yang sangat fenomenal.
Kota Semarang melalui tangan-tangan terampil arsitek Pakuwon Jati bakal disulap dengan hadirnya The Pakuwon Mall Semarang. Menyamai Superblock lainnya yang sudah berdiri.
Superblock The Pakuwon Mall Semarang pun akan mensejajarkan Kota Semarang dengan kota seperi Jakarta yang dan Superblock Gandaria City dan Kota Kasablanka.
Kemudian, Kota Semarang juga tak kalah dengan Surabaya yang sudah berdiri Superblock Tunjungan City dan Pakuwon Mall.
Tak tangung-tanggung pula kabarnya investasi yang digelontorkan untuk membangun Superblock The Pakuwon Mall Semarang senilai Rp 2 triliun.
Pihak Pakuwon Jati pengembang The Pakuwon Mall Semarang rupanya telah menemui orang nomor satu Kota Semarang, Walikota Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Mbak Ita sendiri yang mengatakan The Pakuwon Mall sudah berproses untuk rencana mendirikan pusat perbelanjaan modern terintegrasi tersebut.
"Yang saya tahu, sudah berproses itu mengajukan ada The Pakuwon, rencana akan membangun mall, hotel, apartemen, kita tinggal melihat proses- prosesnya, tapi kalau investasi kita siap dong," kata Mbak Ita.
Mbak Ita bersama Pemkot Semarang siap mengawal proses mega investasi ini agar nyaman dalam tiap tahap progres pembangunanannya.
Apalagi, The Pakuwon Mall Semarang, kata Mbak Ita, dengan kawasan Super Blok nya bakal menyerap ribuan tenaga kerja.
"Bagaimana investor ini bisa nyaman untuk menanamkan uannya ke Semarang, dengan adanya investsi itu laju perkeonomian tiggi, lapangan pekerjaan banyak, kemarin disampaikan oleh Pakuwon akan menyerap 10 ribu hingga 15 ribu tenaga kerja," katanya.
Ia juga berpesan kepada developer The Pakuwon Mall Semarang untuk memprioritaskan serapan tenaga kerja adalah warga asli Kota Lumpia ini.
"kami juga sudah berpesan warga semarang (diutamakan)," katanya.
Di singgung tentang lokasi The Pakuwon Mall Semarang, Mbak Ita menyebut akan menempati wilayah kawasan Semarang bagian atas.
"Lokasi di semarang atas, saya belum terlalu ini (pasti), tapi sekitar itu, mereka juga melihat di sini (bawah) sudah jenuh ya," katanya.
Pemilihan lokasi berdirinya Super Blok The Pakuwon Mall Semarang di bagian atas, menurutnya juga sangat realistis. Selain belum banyak mall juga sebagai pemerataan pembangunan.
"Yang di atas masih belum banyak, ini yang kita harapkan bisa menyebar dari segi pertumbuhan ekonomi, keramaian, kalau di Semarang bawah kan sudah banyak sekali," katanya.
Rencananya The Mall Pakuwon Semarang akan mulai pengerjaan projectnya pada tahun 2023 ini. Semua perijinan sudah melalui proses baik dari DPTSP, Amdal, Amdal Lalin dan sebagainya.
"The Pakuwon rencana 2023 dan ini masih berproses ada namanya perijinan DPTSP, Amdal, lalin, ini berproses, dan kami meminta untuk temen-temen bisa memberikan kemudahan sesuai aturan yang berlaku," katanya.
Di sisi lain, Sutandi Purnomosidi sebagai Direktur Pemasaran PT Pakuwon Jati Tbk mengatakan bahwa Keyakinan pasar properti saat ini dan tahun depan akan tetap tumbuh.
Hal ini disampaikannya pada acara Pakuwon Group Expo 2022 Pakuwon Mall Surabaya, Rabu, 23 November 2022, mengutip akun resmi Instagram Pakuwon Jati.
"Tahun depan kami sudah menyiapkan banyak proyek baru baik di Surabaya, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Solo, Bali dan Batam. Ini akan menjadi kesempatan untuk menggenjot penjualan. Tahun depan uang beredar juga akan semakin banyak karena memasuki tahun politik,” ungkap Pak Sutandi.
Pakuwon akan menambah 9 tower apartemen dan office tower lagi di kawasan Pakuwon Mall. Kemudian beberapa tenant besar sudah menyatakan bahwa siap berkontribusi pada pengembangan Pakuwon City Mall 3 dan Pakuwon City Mall 4.
Sementara pihak di Jakarta akan mengembangkan perluasan proyek superblok di Casablanca City dan Gandaria City.