SUARA SEMARANG - Sutradara sekaligus komedian, Ernest Prakasa mengumumkan telah memiliki rumah produksi film baru bernama IMAJINARI.
Ernest Prakasa juga mengumumkan kepada publik bahwa kerjasama dengan Starvision Plus selama beberapa tahun ke belakang sudah berakhri.
Pengumuman tersebut disampaikannya lewat media sosial pribadi Ernest Prakasa.
Dia juga mengungkap bahwa tujuan didirikannya IMAJINARI bukan ingin langsung menjadi rumah produksi film nomor satu di Indonesia.
Secara perlahan, lewat IMAJINARI dia ingin menciptakan industri film yang manusiawi kepada para pekerjanya.
Ernest Prakasa juga menitik beratkan film yang diproduksi di IMAJINARI adalah film yang memiliki penceritaan yang kuat.
IMAJINARI sendiri telah memproduksi film perdananya yang berjudul "Ngeri-Ngeri Sedap" dan terbilang sukses di bioskop Tanah Air.
Berikut ini statement lengkap dari Ernest Prakasa soal IMAJINARI yang dia bangun bersama Dipa Andika:
"Setelah menjalani delapan tahun kemitraan yang amat menyenangkan dengan Starvision Plus (2015-2022), kini telah tiba waktunya membuka sebuah lembaran baru dalam perjalanan saya sebagai pekerja film.
Baca Juga: 9 Potret Masa Muda Diah Permatasari, Kini Masih Cantik Meski Sudah Berusia Setengah Abad
Sejak tahun lalu, saya mulai menyiapkan diri untuk pindah ke rumah yang baru, yang akan menjadi tempat untuk melanjutkan proses tanpa akhir dalam belajar dan bertumbuh.
Dan di tahun 2023 ini, rumah itu sudah siap dihuni, Bersama rekan saya Dipa Andika, saya akan fokus pada pengembangan sebuah perusahaan film bernama IMAJINARI, yagn tahun 2022 lalu telah menelurkan film perdana "Ngeri-Ngeri Sedap" dengan Dipa sebagai produser dan Bene Dion Rajaguguk sebagai penulis dan sutradara.
IMAJINARI adalah saudara kandung dari HAHAHA CORP, artist management yang saya dan Dipa bagung sejak tahun 2012, dan kini tengah menaungi sembilan orang komedian multitalenta, yakni: Ge Pamungkas, Soleh Solihun, Arie Kriting, Bene Dion Rajaguguk, Ardit Erwandha, Aci Resti, Muhadkly Acho, Kristo Immanuel dan Priska Baru Segu.
Kami bercita-cita membangun IMAJINARI sebagai rumah studio film yang bisa mewadahi karya-karya personal dan bernafaskan penceritaan yang kuat. Kami juga bertekad menjadikan IMAJINARI sebagai bagian aktif dari perjuangan kita bersama untuk mewujudkan industri film yang lebih manusiawi terhadap para pekerjanya.
Tujuan kami bukanlah untuk menjadi yang terbesar ataupun yang terhebat. Cita-citga kami sangat sederhana, yakni menghasilkan kebahagiaan.
Kebagahiaan bagi para penonton, saat bisa menikmati hasil karya kami. Kebahagiaan bagi para pekerja film dari semua lini, saat bisa berkarya bersama dalam situasi yang kondusif dan kesejahteraan yang diperhatikan. Dan kebahagiaan bagi kami sendiri, saat bisa melihat itu semua perlahan terwujud".