SUARA SEMARANG - Seorang oknum anggota TNI tampak melampiaskan emosi kepada sesama pengguna jalan raya dengan cara bentak-bentak.
Tampak pula oknum anggota TNI tersebut yang mengenakan pakaian dinas lengkap loreng sempat mengambil sebuah senjata tajam.
Di duga senjata tajam tersebut sejenis sangkur komando yang dia hunus saat kembali menghampiri pengguna jalan yang ia bentak.
Adegan oknum anggota TNI yang bentak daan sembari hunus senjata tajam sejenis sangkur komando tersebut viral di media sosial Twitter.
Dalam video yang berdurasi 52 detik tersebut, diunggah oleh akun @Heraloebss pada Sabtu 4 Maret 2023.
"TNI bersama rakyat, Oknum TNI Bersama siapa @Puspen_TNI ?" bunyi cuitan @Heraloebss.
Terlihat dalam tayangan video viral tersebut sudah di retweet sebanyak 2900 an kali dengan tweet kutipan saat ini mencapai 468 kali.
Video tersebut direkam oleh seseorang pengendara kendaraan lainnya yang ada di lokasi kejadian.
Dalam video viral itu, entah apa penyebab awalnya oknum anggota TNI yang mengendarai mobil keluar dari kendaraannya.
Posisi mobil oknum TNI tersebut ada pada baris paling depan di sebuah perempatan lampu merah jalan protokol yang ada di kota Semarang.
Saat turun dari kendaraan, oknum TNI langsung menghampiri mobil yang tepat ada dibelakangnya dengan nada seolah emosi.
Setelahnya ia balik ke kendaraannya, namun bukannya masalah ketegangan tersebut berakhir. Oknum anggota TNI itu kembali menghampiri mobil dibelakangnya dengan membawa sebuah senjata tajam diduga sejenis sangkur komando.
Angoota TNI itu langsung menghunus senjata tajam saat menghampiri kendaraan yang pengemudinya ia bentak-bentak.
Adegan menghunus sangkur tersebut tak berlangsung lama, ia kemudian kembali ke kendaraanya untuk menaruh senjata tajam tersebut.
Setelah menaruh senjata tajam ke dalam kendaraannya, oknum TNI itu juga seolah menunjukan bahwa dia berseragam dinas kemiliteran. Di tunjukan degan gerak tangan yang ia lakukan memegang pada bagian bedge nama di dada.
Hingga saat ini belum diketahui alasan oknum anggota TNI tersebut emosi marah dengan hunus senjata tajam.
Meski demikian, warganet yang melihat tayangan video oknum TNI tersebut merasa prihatin dan menilai terlalu arogan, dalam kolom komentar di akun media sosial tersebut.
Warganet juga mendesak Puspen TNI hingga Menkopolhukam Mahfud MD agar ikut menyelesaikan masalah ini agar jernis dan terselesaikan dengan baik.
"Emang lagi jamannya bawa” golok ya ?" tulis akun @imamfac.
"Sudah muak dengan gaya2 gini, saya berkali2 twit soal gini. Baik
@Puspen_TNI @DivHumas_Polri dan penjabat lain nya klw di jalan selalu minta prioritas lupa mikir mereka padahal tiap bulan yg di terima mereka dari kita yg bayar @DitjenPajakRI. Pak @jokowi @mohmahfudmd ini gimana," kata @ikyudaya.
"Ada semarang coy" komentar @apit0719.
"Mau di sebabkan karena apa juga, kalau dah ngancem ngancem pake golok aplagi yg ngancem TNI di arahkan ke sipil ya tetep salah. Kecuali kalo petentengan bawa golok di arahin ke KKB baru bener" komentar @achfall.
"Kota Semarang nih, jalan belakang kantor pula. Masuk timeline, bangga bgt" komentar @fachmiza, mempertegas lokasi tempat kejadian.