Melly Pangestu Usulkan Pembentukan Perda Toleransi di Kota Semarang, Ini Alasannya

Semarang

Minggu, 05 Maret 2023 | 13:36 WIB
Melly Pangestu Usulkan Pembentukan Perda Toleransi di Kota Semarang, Ini Alasannya
Melly Pangestu Usulkan Pembentukan Perda Toleransi di Kota Semarang, Ini Alasannya

SUARA SEMARANG - DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang melalui perwakilannya di DPRD Kota Semarang mengusulkan agar dibuat Peraturan Daerah (Perda) mengenai toleransi di Kota Semarang.

Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Melly Pangestu mengatakan, keberagaman di Kota Semarang sudah berjalan dengan baik. Meski demikian, keberagaman tersebut harus terus ditingkatkan.

"Perda Toleransi itu justru untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya keberagamaan. Sehingga Kota Semarang menjadi kota toleran di Indonesia dengan indeks tertinggi," kata Melly Pangestu, Minggu (5/3/2023).

Melly yang juga Ketua DPD PSI Kota Semarang itu menuturkan, Perda Toleransi baru sebatas usulan. Ia menyadari usulan tersebut diperlukan kajian jika akhirnya menjadi pembahasan di dewan.

Ia menyampaikan perlunya Perda Toleransi didasari atas kekhawatiran dan kepedulian terhadap berbagai tindakan intoleran yang beberapa kali terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Di mana ketika salah satu agama ingin menjalankan ibadahnya, terjadi penolakan-penolakan yang bersifat anarkis.

"Kota Semarang dengan segala kemajemukannya, baik suku, agama, dan ras harus kita jaga supaya tidak terjadi hal yang demikian," jelasnya.

Ia menambahkan, UUD 1945 telah memberikan perlindungan sehingga sudah sewajarnya sebagai pemerintah daerah memberikan Perda sebagai bentuk perlindungan dan menjamin toleransi untuk bermasyarakat.

"Karena setiap masalah intoleransi selalu hanya selesai dengan berjabat tangan dan materai, tidak memberikan efek jera dan masih terjadi di daerah-daerah lain. Itu terjadi karena lemahnya perlindungan hukum hal tersebut," ujarnya.

Perda Toleransi nantinya memberikan pemahaman atau sosialisasi terkait program pengenalan keberagaman, memberikan solusi hingga penyelesaian konflik yang mungkin timbul. Sebagai contoh penyelesaian konflik pembangunan rumah ibadah.

baca juga

Dari data SETARA Institute, pelaksanaan toleransi di Kota Semarang masih kalah dibanding beberapa daerah lain di Jawa Tengah. Bahkan, Kota Semarang tidak masuk dalam 10 kota paling toleran di Indonesia berdasarkan data yang dirilis pada 2022 lalu.

Indeks Kota Toleran (IKT) ialah hasil pengukuran yang dilakukan SETARA Institute untuk mempromosikan praktik toleransi terbaik kota-kota di Indonesia.

IKT ditujukan untuk memberikan baseline dan status kinerja pemerintah kota dalam mengelola kerukunan, toleransi, wawasan kebangsaan dan inklusi sosial.

Tiga kota di Jawa Tengah yang masuk 10 besar kota paling toleran di Indonesia yaitu Salatiga, Magelang dan Solo.

Salatiga meraih poin IKT 6,367. Salatiga berada di posisi ketiga daftar kota paling toleran di Indonesia.

Sementara Magelang memperoleh poin IKT 6,020 dan berada di posisi 6. Sedangkan, Solo mendapatkan poin IKT 5,783 dan berada di posisi 9 daftar kota paling toleran di Indonesia.

"Dengan kondisi tersebut, kami mendorong agar Kota Semarang bisa masuk dalam 10 besar kota paling toleran di Indonesia dan menjadi contoh bagi kota lainnya," tambahnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelar Workshop Photo Product, PSI Kota Semarang Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

Gelar Workshop Photo Product, PSI Kota Semarang Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas

Semarang | Senin, 27 Februari 2023 | 16:16 WIB

Ancaman Banjir Bandang, Dewan Minta Warga Dinar Indah Diajak Bicara Soal Model Relokasi

Ancaman Banjir Bandang, Dewan Minta Warga Dinar Indah Diajak Bicara Soal Model Relokasi

Semarang | Selasa, 21 Februari 2023 | 21:27 WIB

Anggota DPRD Kota Semarang Minta Pemkot Semarang Fasilitasi Berbagai Kendala UMKM

Anggota DPRD Kota Semarang Minta Pemkot Semarang Fasilitasi Berbagai Kendala UMKM

Semarang | Minggu, 19 Februari 2023 | 10:53 WIB

Terkini

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Pengerahan Siswa untuk Dukung MBG Dinilai Keliru, Bisa Jadi Bumerang bagi Pemerintah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:32 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli

Jangan Sampai Menyesal! Kenali 4 Tanda Jersey Palsu Sebelum Membeli

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:25 WIB

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas

Bogor | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:19 WIB

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Warga Dukung MBG Demo di DPRD Sumsel, Siapa Sebenarnya Massa yang Turun ke Jalan?

Sumsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:18 WIB

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Lebih dari Sekadar Panutan: Cara Anak Sulung Mengembangkan Diri Bersama di Persulungan

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:17 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

Kasus Penyekapan di Bandung, Komnas Perempuan Sebut Ada Kekerasan Berbasis Gender yang Ekstrem

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16 WIB

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:15 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka

Banten | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:08 WIB

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen

Foto | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB