SUARA SEMARANG - ASN di lingkungan Pemkot Semarang dilarang mudik dengan menggunakan mobil dinas seperti tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat ini pengawasan tidak hanya dilakukan dari pemerintah saja.
Masyarakat yang aktif di media sosial atau netizen pastinya akan gerak cepat jika menemukan kejanggalan, seperti halnya ketika melihat ASN nakal yang menggunakan mobil dinas untuk mudik atau kepentingan pribadi.
Keterbukaan akses di media sosial ini yang akan membuat para ASN berpikir ulang jika akan menggunakan mobil dinas untuk mudik.
"Kalau saya gampang, sekarang kan ada medsos. Dari netizen akan ketahuan kalau pakai (mobil dinas)," katanya.
Mbak Ita, sapaan Walikota Semarang memastikan akan ada penerapan sanksi sesuai aturan yang berlaku terhadap pelanggaran atas larangan menggunakan mobil dinas untuk mudik Lebaran.
Namun dia yakin ASN Pemkot Semarang akan menaati aturan tersebut.
Terlebih lagi sejak beberapa tahun lalu juga sudah ada larangan menggunakan mobil dinas untuk mudik.
"Saya yakin temen-temen di sini enggak bandel. Sudah ngerti. Sekarang era keterbukaan publik. Kita pun enggak tahu, orang lain tahu, lewat medsos. Makanya, harus hati-hati dalam melangkah," katanya.