"Kemarin Myanmar juga pakai coach dari Jepang. Untuk Jerman, kita sedang lihat CV untuk direktur teknik. Jadi semua kita bikin fair dan transparan. Kita ingin membangun tadi itu, tradisi yang profesional dan transparan," pungkasnya.
"Kemarin Myanmar juga pakai coach dari Jepang. Untuk Jerman, kita sedang lihat CV untuk direktur teknik. Jadi semua kita bikin fair dan transparan. Kita ingin membangun tadi itu, tradisi yang profesional dan transparan," pungkasnya.