3 Tahun Dikelola PT Mahesa Jenar, Kondisi Stadion Citarum Semarang Banyak yang Rusak

Semarang

Minggu, 04 Juni 2023 | 10:59 WIB
3 Tahun Dikelola PT Mahesa Jenar, Kondisi Stadion Citarum Semarang Banyak yang Rusak
Lantai rusak dan bocor Stadion Citarum Semarang saat dmasih dikelola PT Mahesa Jenar. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG – Perpindahan hak pengelolaan Stadion Citarum Kota Semarang dari PT Mahesa Jenar ke PT Saudara Meroket Bersama (SMB) di awal tahun 2023 ini tengah menjadi perbincangan hangat publik Kota Semarang.

Alasan diputusnya kontrak dari PT Mahesa Jenar oleh Pemkot Semarang, selain masalah masa kontrak yang sudah habis, juga atas alasan perawatan bangunan yang tidak dilaksanakan dengan baik oleh pengelola.

Oleh karena itu Pemkot Semarang pun memindah tangankan hak pengelolaan kepada pihak yang baru. 

Berdasarkan dari pantauan di lapangan, beberapa sudut Stadion Citarum memang dalam keadaan rusak. Sanitasi yang kurang baik, banyaknya lantai yang pecah, serta atap yang bocor.  

Pemerintah Kota Semarang pun menyebut kondisi memperihatinkan Stadion Citarum rusak pasca tiga tahun dikelola oleh PT Mahesa Jenar.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Semarang, Fravarta Sadman saat jumpa pers bersama awak media di Balai Kota Semarang, Sabtu 3 Juni 2023.

Menurut Fravarta, kerusakan tampak di beberapa bagian, seperti bangku tribun penonton, lantai, hingga plafon ternit yang bolong. Serta pipa bocor dan saluran air mampet dan kotor.

“Kami melihat perawatan lingkungan di sana. Banyak yang rusak tidak diperbaiki selama tiga tahun pengelolaan PT Mahesa Jenar, kamar mandinya, ternit jebol dan sebagainya,” ujar Kadinpora Kota Semarang.

Ia mengaku dalam seminggu sejak dikelola PT Saudara Meroket Bersama (SMB), akhirnya secara bertahap kerusakan itu mulai diperbaiki. 

baca juga

“Akhirnya setelah pengelolaan baru, seminggu ini mulai diperbaiki sedikit-sedikit,” ujarnya.

Fravarta menyebut Stadion Citarum merupakan aset milik Pemerintah Kota Semarang. Aset tersebut selama tiga tahun dikelola oleh PT Mahesa Jenar dengan nilai pengelolaan Rp 1 miliar pertahun. 

Kebijakan untuk mengalih tangankan hak pengelolaan, karena ada penawaran yang lebih tinggi, yaitu Rp 1,1 miliar pertahun yang masuk sebagai pendapatan asli daerah (PAD) Pemkot Semarang. 

Dirinya pun mengaku tidak pernah melarang PSIS untuk menggunakan stadion Citarum sebagai homebase.

"Stadion Citarum telah berpindah tangan pengelolaan oleh PT Saudara Meroket Bersama. Karena sebelumnya PT Mahesa Jenar sudah tidak melanjutkan kerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang," katanya.

Fravarta menjelaskan, bahwa pengelolaan aset milik pemerintah Kota Semarang itu telah sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berbagi Pengalaman Pahit Korban Perundungan, Mahasiswa USM Kampanyekan Stop Bullying

Berbagi Pengalaman Pahit Korban Perundungan, Mahasiswa USM Kampanyekan Stop Bullying

Semarang | Sabtu, 03 Juni 2023 | 20:19 WIB

Bikin Ngilu, Begini Kondisi Kaki Para Biksu Thailand Sampai di Borobudur

Bikin Ngilu, Begini Kondisi Kaki Para Biksu Thailand Sampai di Borobudur

Semarang | Sabtu, 03 Juni 2023 | 20:00 WIB

Jangan Keliru, Ini 5 Tips Merawat Printer agar Tidak Cepat Rusak

Jangan Keliru, Ini 5 Tips Merawat Printer agar Tidak Cepat Rusak

Your Say | Minggu, 04 Juni 2023 | 08:15 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

×