SUARA SEMARANG - Seorang perempuan punk penuh tato yang mantap berhijrah bernama Mondy dipertemukan dengan Inara Rusli oleh Ustadz Ebit Lew asal Malaysia.
Pertemuan antara Inara Rusli dan Mondy seorang ibu muda yang juga anak punk penuh tato di sekujur tubuhnya itu diunggah dalam video Instagram Ustadz Ebit Lew, Senin 12 Juni 2023 petang.
Tampak Inara Rusli tak ragu berbincang dengan Mondy yang juga seorang ibu muda di mana pernah hidup di jalanan sebagai anak punk dengan tato di sekujur tubuhnya termasuk pada bagian mata, di mana sebelumnya dijumpai oleh Ustadz Ebit Lew.
Inara Rusli pun tak ragu berpelukan dengan Mondy dan berbagi semangat hijrah, tampak Ustadz Ebit Lew berada di dekat mereka.
"Alhamdulillah bahagia Mondy dan Inara Rusli saling memberi nasehat dan semangat. Ujian hidup wanita dalam kehidupan," tulis Ustadz Ebit Lew.
Ustadz Ebit Lew menaruh perhatian terhadap kisah hidup Inara Rusli dan Mondy perempuan punk penuh tato.
"Pasti di balik ujian dan kesedihan Allah SWT sediakan rahmatnya. Yakinlah Allah bersama dengan kita. Dia tak meninggalkan kita. Semuanya dalam ilmu Allah," kata Ustadz Ebit Lew.
Sementara itu Mondy melalui akun Instagram pribadinya juga mengunggah momen pertemuan dengan Inara Rusli yang diabadikan dalam video tersebut.
"Sama-sama berjuang demi menghidupkan keluarga dan anak kitasehat selalu cantikku semangat terus," kata Mondy.
Dijumpai Tidur di Tepi Jalan
Seperti diketahui sebelumnya momen hijrah Mondy, seorang perempuan muda dengan gaya punk dan diketahui sudah memiliki anak dijumpai Ustadz Ebit Lew disebuah tepi jalan, sekira Kamis 8 Juni 2023.
Dalam pertemuan Ustadz Ebit Lew dengan Mondy yang sedang tertidur di tepi jalan dengan dandanan anak punk ternyata sedang sulit dan jerih payah menghidupi anaknya.
Ustadz Ebit Lew menyebut Mondy kini berusia 21 tahun, dan berjuang mencari nafkah untuk anaknya yang berusia empat tahun.
Mondy menangis saat menceritakan kisah hidupnya kepada Ustadz Ebit Lew.
Ustadz Ebit Lew lantas menawarkan bantuan uang kepada Mondy, dan berjanji mencarikan pekerjaan untuknya supaya bisa terus mencarikan nafkah untuk anaknya.
"Rezeki bertemu dengan Mondy ibu tunggal 21 tahun di Jakarta yang menyara anak kecil berumur empat tahun. Wajahnya penuh tato. Cantik dan baik adik ini. Kehidupan anak punk di jalanan. Dari kecil hidup susah dan di jalanan. Masa kami mula sampai Mondy asyik menangis terharu. Dia baru keluar dari rumah sewa tak mampu bayar tidu di jalanan," tulis Ustadz Ebit Lew.
"Saya tanya adik nak kerja. DIa kata ada ke orang nak ambil saya kerja? Insya Allah kami coba carikan.Katanya asyik menangis cantik baju tudung ini. Teringin nak hijrah sholat menutup aurat dan menjadi hamba Allah yang baik. Insya Allah saya nak istiqomah," kata Ustadz Ebit Lew lanjut.
"Doakan ya buat Mondy ini. Allah maha kaya semoga dimudahkan jalan hijrah dan rezekinya. Ujian kita berbeda-beda. Mondy menangis masa masuk pasaraya beli baju untuknya anaknya dan untuknya. Terus telefon ibunya di kampung menunjukkan pakaian hijab yang dipakainya. Baik adik ini. Allahuakbar. Insya Allah kami akan bantu beri tempat tinggal dan bantu cari kerja untuknya supaya terus bisa hijrah Insya Allah," kata Ustadz Ebit Law melanjutkan.***