Ungkap Fakta Internal, Eks Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic Sebut Uang dan Tak Sevisi

Semarang

Senin, 10 Juli 2023 | 11:12 WIB
Ungkap Fakta Internal, Eks Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic Sebut Uang dan Tak Sevisi
Dragan Djukanovic bongkar kondisi internal PSIS Semarang. (instagram @djukaivana03)

SUARA SEMARANG - Eks Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic secara tiba-tiba mengungkapkan fakta-fakta internal di tubuh klub.

Fakta-fakta itu berkaitan dengan perpisahan Dragan Djukanovic dengan klub PSIS Semarang yang sudah ia besut dalam beberapa musim.

Dalam kata-kata Dragan Djukanovic, ia membuka tabir soal uang dan visi misi dirinya dengan klub PSIS Semarang yang tak lagi sejalan.

Hal itulah yang akhirnya menjadi alasan perpisahan Dragan Djukanovic dengan PSIS semarang yang saat itu dinilai mendadak dan tanpa alasan yang jelas.

Dalam sebuah momen, Dragan Djukanovic mengungkapkan fakta-fakta internal PSIS Semarang yang selama ini tak pernah diketahui publik.

Dragan Djukanovic mengaku menerima banyak sekali pesan dan memintanya melakukan klarifikasi perihal yang terjadi di PSIS Semarang.

Banyak fans yang menanyakan apakah perpisahan Dragan Djukanovic dengan PSIS Semarang karena uang.

Dragan Djukanovic dengan tegas menjawab bukan. "Jadi tolong jangan tanya saya lagi apakah saya keluar dari PSIS karena uang. Jawaban saya selalu sama TIDAK dan itulah satu-satunya kebenaran," tulisnya di akun @djukaivana03.

Dragan Djukanovic bahkan mengaku seandainya uang adalah alasan utama menerima pinangan PSIS Semarang maka itu salah besar.

baca juga

Banyak klub yang disebut Dragan Djukanovic meminang dirinya untuk menjadi pelatih dan dari sisi finansial lebih baik dari PSIS Semarang.

Alasan Dragan Djukanovic mau menjadi pelatih PSIS Semarang dan bertahan adalah kesetiaan dan ingin membesarkan klub.

Alasan Dragan Djukanovic akhirnya tak melatih PSIS Semarang lagi adalah karena perbedaan visi misi dirinya dengan manajemen klub.

"Saya meninggalkan klub karena sikap dan pandangan saya tentang masa depan tim tidak sama dengan pemimpin klub, dan begitulah adanya," lanjut Dragan Djukanovic.

Namun Dragan Djukanovic tidak menjelaskan dengan lebih detil perbedaan apa yang dimaksud antara dirinya dan pimpinan PSIS Semarang itu.

Meski demikian, Dragan Djukanovic mendoakan yang terbaik untuk PSIS Semarang kedepannya dan bahkan ia tak masalah untuk menukangi kembali di lain kesempatan.

Dragan Djukanovic saat ini masih menganggur usai berpisah dengan PSIS Semarang dua musim lalu.

Meski sudah berpisah namun Dragan Djukanovic masih memantau laga demi laga PSIS Semarang dan seringkali memberikan komentar.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Erick Thohir Turun Tangan, Laporan Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi Langsung Diinvestigasi

Erick Thohir Turun Tangan, Laporan Bos PSIS Semarang Yoyok Sukawi Langsung Diinvestigasi

Semarang | Senin, 10 Juli 2023 | 09:33 WIB

Lonjakan Jutaan, Bos Yoyok Sukawi Bicara Target PSIS Semarang Wajib Bersaing 5 Besar

Lonjakan Jutaan, Bos Yoyok Sukawi Bicara Target PSIS Semarang Wajib Bersaing 5 Besar

Semarang | Jum'at, 07 Juli 2023 | 11:33 WIB

Dinobatkan Klub Terkaya Nomor 2, PSIS Semarang Kalahkan Persib dan Persebaya Dengan Rp 91 Miliar

Dinobatkan Klub Terkaya Nomor 2, PSIS Semarang Kalahkan Persib dan Persebaya Dengan Rp 91 Miliar

Semarang | Kamis, 06 Juli 2023 | 13:02 WIB

PSIS Semarang Terbantu Aturan FIFA, Wenger Law Sahkan Gol Gali Freitas

PSIS Semarang Terbantu Aturan FIFA, Wenger Law Sahkan Gol Gali Freitas

Semarang | Selasa, 04 Juli 2023 | 09:50 WIB

Terkini

Tak Sekadar Pulang, PMI Dibantu BRI Wujudkan Mimpi Jadi Pengusaha

Tak Sekadar Pulang, PMI Dibantu BRI Wujudkan Mimpi Jadi Pengusaha

Lampung | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:03 WIB

Apple Siapkan iPhone Air 2, iPhone 18 dan iPhone Lipat Baru, Ini Bocoran Spesifikasinya

Apple Siapkan iPhone Air 2, iPhone 18 dan iPhone Lipat Baru, Ini Bocoran Spesifikasinya

Tekno | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:01 WIB

DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030

DPR Sahkan 7 Anggota Komisi Informasi Pusat Periode 2026-2030

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:00 WIB

Paraguay Tumbangkan Jerman Lewat Adu Penalti dan Lolos Tiket 16 Besar

Paraguay Tumbangkan Jerman Lewat Adu Penalti dan Lolos Tiket 16 Besar

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:00 WIB

BRI Bekali PMI dengan Skill Bisnis, Dorong Terciptanya Peluang Usaha Baru

BRI Bekali PMI dengan Skill Bisnis, Dorong Terciptanya Peluang Usaha Baru

Riau | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:59 WIB

Sunscreen Bebas Alkohol Apa Saja? Ini 5 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan dan Sudah BPOM

Sunscreen Bebas Alkohol Apa Saja? Ini 5 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan dan Sudah BPOM

Lifestyle | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:57 WIB

Paradoks di Balik Tren Koleksi Tumbler: Demi Bumi atau Demi Gengsi?

Paradoks di Balik Tren Koleksi Tumbler: Demi Bumi atau Demi Gengsi?

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:55 WIB

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:51 WIB

BRI Dorong PMI Naik Kelas, Fokus Kembangkan Usaha Produktif di Daerah

BRI Dorong PMI Naik Kelas, Fokus Kembangkan Usaha Produktif di Daerah

Kaltim | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:51 WIB

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:47 WIB

×