Ganjar Pranowo Hadiri Silaturahmi dengan Masyayikh Se-Indonesia di Pondok Pesantren Al Anwar Kabupaten Rembang

Semarang

Jum'at, 21 Juli 2023 | 16:17 WIB
Ganjar Pranowo Hadiri Silaturahmi dengan Masyayikh Se-Indonesia di Pondok Pesantren Al Anwar Kabupaten Rembang
Ganjar Pranowo Hadiri Silaturahmi dengan Masyayikh Se-Indonesia di Pondok Pesantren Al Anwar Kabupaten Rembang

SUARA SEMARANG - Silaturahmi Ganjar Pranowo dengan Masyayikh ulama kharismatik dari seluruh Indonesia berlangsung di Pondok Pesantren Al Anwar, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang

Acara ini menjadi momen penting untuk berdiskusi mengenai berbagai isu dan meminta masukan terkait persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Ganjar menyampaikan rasa terima kasih atas silaturahmi ini dengan para Masyayikh dan Habaib di Sarang. Kita berdiskusi tentang bagaimana membangun kebersamaan dan memajukan bangsa dan negara," ujar Ganjar di Ponpes Al Anwar Rembang.

Ganjar menegaskan pentingnya pertemuan dengan ulama dalam rangka memajukan kepentingan bangsa.

Di tengah keberagaman dan keragaman masyarakat Indonesia, penting untuk terus meningkatkan sikap toleransi dan kerukunan antar sesama.

Ganjar mengakui bahwa setelah acara silaturahmi dan diskusi dengan para ulama, banyak masukan dan petuah berharga yang telah ia terima.

"Ilmu dan pandangan yang didapat dari para ulama sangat berharga dan beberapa di antaranya mengusulkan agar pertemuan semacam ini terus dilakukan, dan saya menerima usulan tersebut dengan baik," ucap Ganjar.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau akrab disapa Gus Yasin, yang juga merupakan putra dari KH Maimoen Zubair, pendiri Ponpes Al Anwar pada tahun 1965, turut menjelaskan tujuan dari silaturahmi tersebut.

Menurut Gus Yasin, silaturahmi Ganjar dengan para ulama bertujuan untuk saling bertukar pikiran antara pemimpin pemerintahan (umara) dengan ulama.

baca juga

"Saya hari ini mendampingi Mas Ganjar di acara ini, bisa bertindak sebagai tuan rumah, karena ada permintaan pertemuan antara ulama-ulama se-Indonesia dengan Mas Ganjar untuk memberikan masukan, dan tentu saja Mas Ganjar merespon dengan baik," kata Gus Yasin.

Diskusi yang dilakukan Ganjar dan Gus Yasin dengan para ulama melibatkan berbagai isu, seperti kemiskinan, pendidikan, dan keagamaan.

Tidak hanya memberikan masukan, para ulama juga mengusulkan sejumlah program yang langsung ditanggapi oleh Ganjar dengan baik.

"Alhamdulillah, para ulama menyambut baik apa yang disampaikan oleh Mas Ganjar. Bahkan, rencana program yang diusulkan oleh para ulama telah mendapatkan respon positif," ucap Gus Yasin.

Lebih lanjut, sejumlah ulama yang hadir dalam acara tersebut antara lain Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha), KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Habib Hasan Mulahela Purworejo, KH Ali Qoisor Watucongol, KH Chalwani Purworejo, KH Machin Chuldhori Tegalrejo, KH Chamzah Hasan Banjarnegara, Pimpinan Ponpes Al Muayyad Solo KH Karim, KH Chubab Ibrahim Sayung, KH Abdulloh Ubab MZ Rembang, KH Abdul Ghofur MZ Rembang, KH Abdur Rouf MZ Rembang, KH Ahmad Wafi MZ Rembang, KH Zuhrul Anam Rembang, KH Mohamad Idror MZ Rembang, KH Rosyid Ubab MZ Rembang, Agus Muhammad Majid Kamil Rembang, KH Said Abdur Rohim Rembang, KH Roghib Rembang, KH Fatkhhur Rohman Rembang, KH Rosikh Roghibu Rembang, KH Faishol Zaini Rembang, KH Zaki Faqih Rembang, KH Muslich Rembang, KH Ahmad Muad Thohir Pati, KH Habibul Huda Grobogan.

Selain itu, hadir juga beberapa ulama dari luar Pulau Jawa, seperti KH Ahmad Tajally  Lampung Tengah, KH Kholiq Amrullah Adnan Lampung Timur, KH RM Soleh Bajuri Lampung Selatan, KH Mahfudz Papua, KH Farhan Papua, KH Mansyur Al Kaff Papua, KH Ahmad Damanhuri Jayapura. 

Serta KH Zaenul Abidin Tanah Laut, KH Ahmad Junaidi Palangkaraya, KH Imam Tenggarong, KH Abdus Syukur Tenggarong, dan Habib Yahya Bin Muhsin Alidrus Banjarmasin.

Dalam pertemuan yang dipimpin oleh KH Muhammad Idror Maimoen atau Gus Idror, putra bungsu dari Mbah Moen, Ganjar dan para ulama menyepakati beberapa hal sebagai berikut:

1. Memajukan prestasi Jawa Tengah dan memperluas program kebersamaan nasionalis religius, terutama dalam pengelolaan dan penghimpunan zakat melalui Baznas.

2. Meningkatkan akses komunikasi langsung dari warga ke pemerintah hingga skala nasional.

3. Menyelaraskan pembangunan Infrastruktur Kalimantan dengan pembangunan keagamaan, guna memastikan keseimbangan sosial, ekonomi, dan budaya di masa depan.

4. Mendorong penerapan Undang-Undang Pesantren secara nasional dan meningkatkan jumlah guru ngaji, imam masjid, atau mushola, sebagaimana telah dilakukan di Jawa Tengah, serta menjadikan program ini sebagai program nasional dengan fokus pada kesehatan di lingkungan pesantren.

5. Terus melanjutkan silaturahmi antara ulama dan umara, dan berharap pertemuan semacam ini menjadi awal munculnya Jam'iyyah Masyayikh yang dapat bekerja bersama pemerintah untuk mewujudkan keberlangsungan dan kedamaian bangsa.

6. Untuk daerah Papua dan daerah baru yang sedang berkembang, program keagamaan yang telah berjalan atau sedang berkembang tidak boleh dihentikan. Lebih lanjut, pemerintah harus memastikan adanya pemerataan lulusan pesantren yang didukung oleh pemerintah, agar alumni pesantren dapat mengamalkan ilmu mereka dan membantu masyarakat di daerah terpencil, seperti Papua.

7. Pemerintah harus serius dalam mengatasi masalah radikalisme, karena hal ini dapat merusak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hadiri Indonesia Tipitaka Chanting, Ganjar Pranowo Ajak Jaga Suasana Damai di Tahun Politik

Hadiri Indonesia Tipitaka Chanting, Ganjar Pranowo Ajak Jaga Suasana Damai di Tahun Politik

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Juli 2023 | 13:34 WIB

Di Balik Kemeja Garis Hitam Putih, Ganjar Isyaratkan Lebih 'Dekat' dengan Jokowi Ketimbang Prabowo

Di Balik Kemeja Garis Hitam Putih, Ganjar Isyaratkan Lebih 'Dekat' dengan Jokowi Ketimbang Prabowo

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 09:36 WIB

Pendapat Ganjar vs Anies Soal Nasib Proyek IKN Nusantara, Siapa yang Paling Menarik?

Pendapat Ganjar vs Anies Soal Nasib Proyek IKN Nusantara, Siapa yang Paling Menarik?

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2023 | 08:52 WIB

Terkini

Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa

Selamat dari Serangan Maut yang Tewaskan Suami dan Anak, Begini Kondisi Nurhanisa

Sulsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:14 WIB

4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis

4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:06 WIB

Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas

Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:04 WIB

Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi

Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:04 WIB

5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam

5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:02 WIB

Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik

Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:01 WIB

Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain

Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 15:00 WIB

61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis

61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:58 WIB

ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI

ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:56 WIB

Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini

Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini

Sport | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:55 WIB

×