Pendapat Ganjar vs Anies Soal Nasib Proyek IKN Nusantara, Siapa yang Paling Menarik?

Achmad Fauzi Suara.Com
Jum'at, 21 Juli 2023 | 08:52 WIB
Pendapat Ganjar vs Anies Soal Nasib Proyek IKN Nusantara, Siapa yang Paling Menarik?
Progres Pembangunan IKN/Youtube Sekretariat Kabinet

Suara.com - Bakal calon Presiden Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan mengeluarkan pendapat terkait dengan kelanjutan proyek IKN Nusantara. Keduanya saling kontra dalam kelanjutan proyek di Kalimantan Timur itu.

Perlu diketahui, IKN merupakan proyek prestisius dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahkan, sebagian bangunan dalam proyek IKN akan selesai pada tahun 2024 mendatang.

Lantas bagaimanakah pendapat dua bakal calon presiden tersebut?

Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo saat mengenakan baju garis hitam putih. [Istimewa]
Ganjar Pranowo saat mengenakan baju garis hitam putih. [Istimewa]

Ganjar Pranowo berpendapat memang sudah sepatutnya proyek IKN dilanjutkan. Dirinya menyebut, ada tiga alasan bahwa proyek prestisius ini harus dilanjutkan.

Pertama, proyek IKN dibangun berdasarkan Undang-undang, sehingga siapapun pemimpinnya wajib melanjutkan proyek itu.

"Jadi siapapun pemimpinnya mesti melaksanakan. Karena itu bunyi undang-undang sesuai dengan sumpah. Apakah Presiden, apakah kepala daerah itu disumpah untuk melaksanakan UU," ujar Ganjar dalam IDE Conference di Jakarta yang dikutip, Jumat (21/7/2023).

Kemudian kedua, pemindahan ibu kota bukan hanya memindahkan gedung dan orang saja. Akan tetapi juga membangun kota masa depan yang memiliki teknologi tinggi.

Lalu ketiga, banyak fasilitas kelas dunia yang akan dibangun di IKN. Salah satunya, fasilitas layanan kesehatan.

Baca Juga: Daftar Perusahaan yang Investasi di IKN, Ada Ratusan dari 17 Negara

"Jadi, ini betul-betul mimpi, ke kemajuan yang dimulai dari nol," kata dia.

Anies Baswedan

Capres Anies Baswedan. [Suara.com/Novian]
Capres Anies Baswedan. [Suara.com/Novian]

Sangat jauh berbeda dengan Ganjar, Anies justru belum tahu akan melanjutkan proyek impian Jokowi itu. Sebab, jika dirinya menjadi presiden, maka perlu ada kajian yang komprehensif untuk kelanjutan proyek IKN.

Pertimbangan itu pastinya dengan pandangan ilmu pengetahuan, data, dan fakta di lapangan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, jika hasil kajiannya hasilnya baik, maka bisa saja diteruskan, sebaliknya jika hasilnya kurang baik maka tidak perlu diteruskan.

"Unsur ilmu pengetahuan, data dan fakta, itu jadi penentu untuk pengambilan keputusan. Kalau itu dipandang sebagai sesuatu yang objektif dan assesment-nya itu baik, let'

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI