Mitos lain yang terkenal yaitu dibonceng oleh wewe gombel, perempuan berambut panjang penunggu asli jalan tersebut.
Selain itu, adanya makam di sebelah kanan saat naik ke tanjakan gombel menambah suasana angker jalan tersebut.
3. Terowongan Bendan
Bagi warga Bendan Ngisor, Sampangan, Tinjomoyo, pasti sudah tidak asing dengan terowongan ini. Konon angker dan mencekam saat malam hari tiba.
Berada dekat dengan kampus Universitas 17 Agustus, terowongan ini kerap ramai dengan mahasiswa dan warga sekitar yang lewat.
Mendengar dari warga sekitar, dahulu pernah ada wanita yang dibunuh di sekitar terowongan tersebut. Konon, arwahnya tidak mau pergi dan masih menjadi penjaga di terowongan tersebut.
Jika melewati terowongan tersebut, pengendara diimbau untuk membunyikan klakson sebanyak 3x yang diartikan sebagai salam dan permisi kepada sang penjaga.
4. Jalan Bergota
Sesuai namanya, jalan Bergota merupaka komplek makam terbesar di Kota Semarang.
Di jalan Bergota kerapn terjadi penampakan pocong membuat masyarakat yang lewat pada malam hari harus mencari barengan pengendara lain.
Jalan Bergota ini meski ramai dilewati pengendara namun aroma mistis dan angker tetap kental terasa.
5. Jalan Tanjakan Silayur
Salah satu jalan dan tanjakan yang banyak menelan korban kecelakana adalah tanjakan Silayur.
Konon saking angker jalan tanjakan Silayur yang berada di Ngaliyan, Kota Semarang ada penampakan sosok tanpa kepala yang menampakan diri di pohon beringin, telebih sering terjadi kecelakaan lalu lintas.
Tidak hanya sosok tanpa kepala, pocong dan sosok hitam tinggi juga sering menampakan dirinya kepada para pengendara.