SUARA SEMARANG - Pelatih Timnas U17 Indonesia Bima Sakti tak pandang pilih dengan mencoret pemain diaspora pada training center TC tahap pertama.
Bima Sakti benar-benar melakukan keputusan tegas dan keras demi mendapat pemain yang siap bertanding di laga Piala Dunia U17. Selama TC perdana 4 pemain diaspora dipulangkan.
Total ada 7 pemain yang dipulangkan Bima Sakti selama training center perdana. Di antaranya 4 pemain diaspora dan 3 pemain lokal.
Timnas U17 Indonesia sedang menjalani masa training center dari para pemain yang telah lolos seleksi tahap pertama. Pelatih Bima Sakti sudah mulai memilih dan memilah pemain.
Tak pandang bulu, Bima Sakti telah memulangkan pemian baik yang dibawah perform baik diaspora maupun lokal.
Pencoretan dilakukan sebagai bagian dari rangkaian program pemusatan latihan menuju Piala Dunia U17 2023 di Jakarta, 9 Juli-28 Agustus.
Empat nama pemain diaspora yang dipulangkan adalah Madrid Augusta dari AFC ‘34 Alkmaar, Mahesa Ekayanto dari FC Dordrecht, Aaron Nathan dari Youth FC Nottingen, dan Staffan Horito Qabiel dari Academy Sant Cuggat.
Nama Aaron Liam Suitela dari Bulleen Lions FC menjadi satu nama dari total enam diaspora yang tidak dipulangkan.
Satu nama lainnya yaitu Welberlieskott de Halim Jardim atau Welber Jardim belum ada kepastian karena belum hadir seleksi dan masih bermain bersama timnya di Sao Paulo U17.
Sedangkan tiga nama pemain lokal di antaranya Muhammad Afazriel dari PSS Sleman, Dimas Arya dari Persipasi Kota Bekasi, dan Muhamad Gaoshirowi dari Persib Bandung.
Sebagai gantinya, Timnas U17 telah memanggil tujuh pemain baru untuk menggantikan tujuh pemain yang dipulangkan yang diambil dari 17 nama pemain yang terpilih seleksi dari 12 kota.***