SUARA SEMARANG - Pundi-pundi medali emas kontingen Kota Semarang kembali bertambah di ajang Porprov Jateng 2023. Kali ini, atlet cabor balap motor mampu membawa pulang 3 medali emas.
Torehan 3 medali emas ini terbilang luar biasa, sebab diawal keberangkatan tim atlet balap motor tidak menargetkan juara. Nyatanya, 3 emas mampu didapatkan di Porprov Jateng 2023.
Tiga emas cabor balap motor Porprov Jateng 2023 berhasil disumbangkan pada nomor beregu dan perorangan. Balapan digelar pada Sabtu 5 Agustus 2023 di Sirkuit Mijen Kota Semarang.
Emas pertama cabor balap motor disumbangkan oleh pasangan nomor beregu 150 CC usia 20 tahun kebawah, ada Wahyu Nugroho dan Jorge Raphael Gading.
Pasangan Wahyu Nugroho dan Jorge Raphael Gading berhasil meraih poin terbaik.
Disusul tempat kedua ada pasangan Kabupaten Pati, Herjun Atna Firdaus dan Febrian M Yusuf dan perunggu diraih pasangan Fadli Rigani dan M Gilang Akbar dari Grobogan.
Wahyu Nugroho juga berhasil mempersembahkan medali emas perorangan di nomor 150 cc 20 tahun ke bawah.
Medali emas lain dipersembahkan Muhammad Erfin yang turun di nomor perorangan 150 cc usia 21 tahun ke atas.
Manajer tim Andreas Indiel mengakui kemenangan ini berkat perjuangan pantang menyerah dari anak-anak asuhnya.
Baca Juga: Basket Putri 3x3 Kota Semarang Rebut Emas di Porprov Jateng 2023, Tundukan Pati Skor 14-12
Pasalnya, mereka berangkat ke Porprov Jateng 2023 tanpa target dan beban untuk menang.
“Namun nyatanya, kami justru bisa meraih 3 medali sekaligus menjadi juara umum di balap motor ini,” terangnya.
Dijelaskan, sebuah insiden kecelakaan melibatkan salah satu motor dari kontingen Kota Semarang yang berakhir kerusakan fatal.
Dengan 1 motor yang tersedia, tim Kota Semarang berupaya untuk menang dan berhasil meraih medali emas di 3 nomor berbeda.
Andreas juga mengakui, support yang diberikan Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara sangat berarti bagi para atlet balap motor. Kedatangan Arnaz saat melepas atlet, diakui menyuntikkan energi luar biasa.
“Padahal sebelumnya kita cukup pasrah karena memang peluang medali emas sangat kecil mengingat kekuatan balap motor biasanya ada di Kota Solo, Pati dan Grobogan. Tapi berkat support Ketum, kami berhasil mengunci 3 medali,” katanya.***