Kisah Ratu Shima dan Ratu Kalinyamat, Singgih Yonkki Nugroho : Pahlawan Perempuan Jepara Inspirasi Anak Bangsa

Semarang | Suara.com

Selasa, 08 Agustus 2023 | 11:20 WIB
Kisah Ratu Shima dan Ratu Kalinyamat, Singgih Yonkki Nugroho : Pahlawan Perempuan Jepara Inspirasi Anak Bangsa
Kisah Ratu Shima dan Ratu Kalinyamat, Singgih Yonkki Nugroho : Pahlawan Perempuan Jepara Inspirasi Anak Bangsa. (Dok)

Sultan Hadlirin dibunuh oleh suruhan Arya Penangsang dalam perjalanan kembali ke Jepara setelah menghadap Sunan Kudus untuk menyampaikan protes atas pembunuhan kakak kandung Ratu Kalinyamat oleh Arya Penangsang. 

Dengan gugurnya Sultan Hadlirin, Retno Kencono akhirnya meneruskan tahta menjadi Ratu Kalinyamat dan memerintah Jepara selama 30 tahun. 

Sang Ratu memberi perhatian besar pada bidang politik dan militer. Dia berhasil membangun kekuatan angkatan laut yang besar dan kuat, serta mengembangkan potensi kemaritiman yang dimiliki Jepara. 

Selama pemerintahannya, Jepara menjadi kerajaan bahari di mana rakyatnya hidup tenteram dengan mengandalkan laut sebagai sumber utama penghidupannya. 

Pelabuhan-pelabuhan itu berfungsi sebagai tempat transit dan juga menjadi pengekspor gula, madu, kayu, kelapa, dan palawija, komoditas perdagangan antarpulau bahkan antarbangsa. 

Bahkan pada saat itu, Pelabuhan Jepara sudah bisa melayani kapal dagang yang memiliki muatan 200 ton. Ratu Kalinyamat pun sangat disegani rakyatnya berkat jasanya membawa Jepara mencapai masa keemasan dengan menjadi kota pelabuhan yang maju dan dilengkapi armada laut yang kuat.

Dengan kekuatan armada lautnya, Pulau Jawa tidak berhasil diinvasi oleh Portugis karena memperhitungkan kekuatan armada laut Jepara di bawah pemerintahan Ratu Kalinyamat.

Ratu Kalinyamat, sebagaimana kakeknya Raja Demak Raden Patah, sangat anti kepada Portugis karena berupaya mengganggu kedaulatan Kerajaan Demak setelah Portugis menguasai Malaka. 

Perlawanan terhadap Portugis diteruskan oleh Pati Unus, menantu dari Raden Patah yang tak lain adalah kakak ipar dari Ratu Kalinyamat. Walaupun mengalami kegagalan dalam penyerangannya, Pati Unus terus melakukan perlawanan sehingga akhirnya ia pun gugur di medan perang. 

Hidup di dalam lingkungan yang selalu melakukan perlawanan terhadap Portugis membentuk sikap yang sama dari Ratu Kalinyamat. Sang Ratu beberapa kali melakukan pengiriman tentara Jepara untuk memerangi Portugis di berbagai tempat.

Pada tahun 1550 ia mengirim 4.000 tentara Jepara dalam 40 buah kapal memenuhi permintaan Sultan Johor untuk membebaskan Malaka dari kekuasaan Portugis. Pasukan Jepara itu kemudian bergabung dengan pasukan Persekutuan Melayu hingga mencapai 200 kapal perang.

Pasukan gabungan tersebut menyerang dari utara dan berhasil merebut sebagian Malaka. Namun dengan persenjataan yang lebih banyak dan lebih modern Portugis berhasil membalikkan keadaan. 

Pasukan Persekutuan Melayu dapat dipukul mundur, sementara pasukan Jepara masih bertahan. Dengan 2000 tentara yang selamat, tentara Jepara ini melakukan pertempuran di laut melawan Portugis yang memiliki senjata yang lebih modern. 

Namun demikian, upaya perlawanan tentara Jepara dapat diatasi dan akhirnya tentara Ratu Kalinyamat kembali ke Jepara.

Pada tahun 1565, Ratu Kalinyamat mengirimkan pasukan ke Maluku untuk memenuhi permintaan Sultan Tanah Hitu di Ambon yang sedang menghadapi gangguan dari bangsa Portugis dan kaum Hative. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nisya Ahmad Bakal Perjuangkan Hak Perempuan, Netizen: Gimana Nasib Lady Nayoan yang Diganggu Adekmu?

Nisya Ahmad Bakal Perjuangkan Hak Perempuan, Netizen: Gimana Nasib Lady Nayoan yang Diganggu Adekmu?

Your Say | Selasa, 08 Agustus 2023 | 09:45 WIB

Sejumlah 139 Bacaleg DPRD DKI Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

Sejumlah 139 Bacaleg DPRD DKI Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

News | Senin, 07 Agustus 2023 | 21:26 WIB

Tok! Aldi Taher Tak Penuhi Syarat Jadi Bakal Caleg DPRD DKI

Tok! Aldi Taher Tak Penuhi Syarat Jadi Bakal Caleg DPRD DKI

Jakarta | Senin, 07 Agustus 2023 | 21:00 WIB

Terkini

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:37 WIB

Promo JSM Alfamart 8-10 Mei 2026: Diskon Deterjen, Skincare, hingga Popok Mulai Rp6 Ribuan

Promo JSM Alfamart 8-10 Mei 2026: Diskon Deterjen, Skincare, hingga Popok Mulai Rp6 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:36 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB