Desa Pesisir paling Terisolir Dekat Tol Semarang-Demak Ini Gunakan Pembalut Kain yang Ramah Lingkungan

Semarang

Rabu, 09 Agustus 2023 | 13:29 WIB
Desa Pesisir paling Terisolir Dekat Tol Semarang-Demak Ini Gunakan Pembalut Kain yang Ramah Lingkungan
Pembagian pembalut kain kepada perempuan dan anak di Desa Timbulsloko Demak didasari banyak faktor dari ekonomi, sosial, hingga lingkungan (Suara Semarang (DOK))

SUARA SEMARANGDesa Timbulsloko di Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, Jawa Tengah, tak jauh dari proyek Tol Semarang-Demak, kini mulai sadar akan kesehatan menstruasi dengan memakai pembalut kain yang lebih sehat serta ramah lingkungan.

Komunitas Perempuan Nelayan Puspita Bahari Demak bekerjasama dengan organisasi Biyung Indonesia berinisiatif mengadakan Program Pemberdayaan “Perempuan Bantu Perempuan Pakai Pembalut Kain” di salah satu desa paling terancam tenggelam di dekat proyek strategis nasional Tol Semarang-Demak.

Program tersebut melangsungkan pembagian pembalut kain bertempat di Dukuh Timbulsloko Kecamatan Sayung Kabupaten Demak, Ahad 6 Agustus 2023.

Sebanyak 660 pembalut kain akan di bagikan untuk 220 perempuan dan anak perempuan yang terdampak banjir rob di salah satu desa paling terisolir karena tenggelamnya akses jalan desa.

Perwakilan Puspita Bahari Masnuah menjelaskan, sebelum pembagian tersebut dilakukan edukasi menstruasi sehat serta workshop produksi pembalut kain dan manajemen usaha di kantor Baznas Kabupaten Demak.

Edukasi ini diikuti oleh 30 perempuan dari lintas komunitas, yaitu perempuan nelayan, petani, disabilitas, pengelola bank sampah, paralegal dan UMKM.

Selanjutnya produksi 660 lembar pembalut kain dilakukan yang dibagi menjadi lima kelompok produksi di antaranya, Puspita Bahari Desa Morodemak, Puspita Bahari Desa Purworejo, Bank Sampah Krajan Makmur Desa Jogoloyo dan Paralegal Demak, Komunitas Perempuan Timbulsloko, dan Komunitas UMKM Demak

Dimulai Agustus 2023, Komunitas Puspita Bahari juga akan memulai usaha produksi pembalut kain menggunakan modal usaha dari hasil produksi.

"Selain menjadi keberlanjutan usaha, hasil keuntungan penjualan pembalut kain akan digunakan untuk melanjutkan produksi pembalut kain yang akan dibagikan gratis kepada perempuan rentan di pesisir Demak," ujar Masnuah.

baca juga

Dia melanjutkan ada empat tujuan Program Pemberdayaan “Perempuan Bantu Perempuan Pakai Pembalut Kain” ini untuk membuka ruang aman bagi perempuan dan anak perempuan untuk lebih berdaya membicarakan ketubuhan dan hak kesehatan seksual dan reproduksi 

Kemudian agar dapat meningkatkan pengetahuan dan akses informasi tentang Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi 

Lalu meningkatkan usaha-usaha pemberdayaan diri (self-empowerment) untuk mencapai kesejahteraan individu dan kelompok perempuan di Demak.

Terakhir meningkatkan peran serta perempuan dalam upaya pelestarian lingkungan, terutama di wilayah pesisir Demak yang terancam banjir rob.

Program Pemberdayaan “Perempuan Bantu Perempuan Pakai Pembalut Kain, adalah hasil dari kolaborasi Program DIWA Ashoka Indonesia, Puspita Bahari dan Biyung Indonesia, serta mendapat dukungan dari Baznas Demak, Bupati Demak, Ketua DPRD Demak dan donatur dari berbagai pihak.

Program perempuan bantu perempuan bagi pembalut kain ramah lingkungan [Suara Semarang (DOK)]
Program perempuan bantu perempuan bagi pembalut kain ramah lingkungan (sumber: Suara Semarang (DOK))

Lebih lanjut kegiatan ini juga didasari soal kesenjangan peningkatan kesejahteraan perempuan, termasuk bagi kelompok rentan serta kelompok perempuan yang berada di wilayah pesisir Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Situasi desa-desa pesisir  yang terisolir akibat krisis iklim, adanya banjir rob, air laut yang terus pasang tinggi, pembangunan yang tidak ramah, berdampak pada perekonomian yang semakin sulit berkembang.

Tingkat pendapatan yang cenderung tetap atau berkurang, namun pengeluaran warga di kampung pesisir menjadi lebih besar karena harus mengeluarkan  biaya bahan bakar dari daratan ke kampung dan sebaliknya.

Begitu juga dengan harga bahan kebutuhan pokok yang juga membengkak, termasuk kebutuhan pembalut menstruasi.  

Situasi ini menyebabkan perempuan terjebak dalam situasi period poverty atau kemiskinan menstruasi, yaitu situasi perempuan atau keluarga mengalami kesulitan dalam memenuhi hak menstruasi sehat yang merupakan bagian dari hak kesehatan seksual dan reproduksi.

Situasi tempat tinggal yang terisolir, mengakibatkan semakin sulitnya akses bagi perempuan dan anak perempuan untuk mendapat informasi dan pengetahuan tentang kesehatan diri. 

Termasuk ketidakpahaman akan pengetahuan tentang pemakaian pembalut sekali pakai dalam waktu yang lama mengakibatkan gangguan organ reproduksi, seperti panas, gatal-gatal, ruam, dan infeksi.

Untuk alasan penghematan, perempuan dan anak perempuan terpaksa memakai satu pembalut selama seharian penuh. Akibatnya perempuan dan anak perempuan yang mengalami gangguan kesehatan organ reproduksi harus menambah pengeluaran untuk membeli obat atau mengakses puskesmas yang jauh dari kampung. 

Selain dampak kesehatan dan ekonomi, terisolirnya kampung di pesisir Demak  juga mengakibatkan semakin sulitnya mengelola sampah di lingkungan kampung yang terdampak  banjir rob.

Belum adanya sistem pengelolaan sampah yang baik, menyebabkan sampah pembalut sekali pakai berakhir menambah jumlah penumpukan sampah yang tidak dapat hancur dan semakin merusak wilayah pesisir Demak.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

3 Pemain PSIS Hilang, Yoyok Sukawi Manut Mode Shin Tae Yong yang Lirik Lagi Si Pirang, Prediksi Piala AFF U 23 2023

3 Pemain PSIS Hilang, Yoyok Sukawi Manut Mode Shin Tae Yong yang Lirik Lagi Si Pirang, Prediksi Piala AFF U 23 2023

Semarang | Selasa, 08 Agustus 2023 | 08:45 WIB

Bos PSIS Yoyok Tombok Kena Sanksi Denda PSSI, Minta Suporter Jangan Datang ke Laga Tandang

Bos PSIS Yoyok Tombok Kena Sanksi Denda PSSI, Minta Suporter Jangan Datang ke Laga Tandang

Semarang | Jum'at, 04 Agustus 2023 | 20:50 WIB

Weleh! Carlos Fortes Sumbang Duit ke PSSI, Tumben-tumbenan Kena Provokasi di Laga PSIS VS PSS dapat Kartu Merah

Weleh! Carlos Fortes Sumbang Duit ke PSSI, Tumben-tumbenan Kena Provokasi di Laga PSIS VS PSS dapat Kartu Merah

Semarang | Jum'at, 21 Juli 2023 | 16:29 WIB

Terkini

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:46 WIB

Fenomena Demo Wajan: Saat Legitimasi Kebijakan Cuma Seharga Rp100 Ribu

Fenomena Demo Wajan: Saat Legitimasi Kebijakan Cuma Seharga Rp100 Ribu

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:42 WIB

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:42 WIB

Heboh! Shakira Kepergok Dicium Pria Misterius Saat Nonton Argentina vs Austria, Siapa Dia?

Heboh! Shakira Kepergok Dicium Pria Misterius Saat Nonton Argentina vs Austria, Siapa Dia?

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:41 WIB

Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam

Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:41 WIB

Bak Film Bollywood, Lina Mukherjee Resmi Dipersunting Lelaki Italia di Pernikahan Impiannya

Bak Film Bollywood, Lina Mukherjee Resmi Dipersunting Lelaki Italia di Pernikahan Impiannya

Entertainment | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:40 WIB

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?

Harga Mirip Vario, Garansi Baterai Polytron Fox 350 vs United TX3000 vs eMotor Sprinto Mending Mana?

Otomotif | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:38 WIB

192 Pelajar Terbaik Sulsel Berebut 20 Kursi Beasiswa Pilot, Siapa Bakal Terbang?

192 Pelajar Terbaik Sulsel Berebut 20 Kursi Beasiswa Pilot, Siapa Bakal Terbang?

Sulsel | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:37 WIB

Sisa Sayuran Dapur Bisa Ditanam Kembali: Ini Cara Sederhana Kurangi Sampah Makanan

Sisa Sayuran Dapur Bisa Ditanam Kembali: Ini Cara Sederhana Kurangi Sampah Makanan

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:37 WIB