Adapun perbedaan yang pernah terjadi di antara keduanya, dianggapnya hanya sebuah masa lalu yang tidak perlu terlalu diungkit-ungkit lagi.
"Saya mengajak Pak Prabowo di Semarang ini ingin menunjukkan bahwa isu-isu perpecahan adalah sia-sia. Jangan lihat masa lalu terus, sesekali boleh tapi kita harus mempersiapkan masa depan," terang Budiman Sudjatmiko.