Indra Sjafri Menghadapi Depresi, Timnas Indonesia Gagal Kalahkan China Taipei hingga Permintaan Maaf di Asian Games 2023

Semarang

Jum'at, 22 September 2023 | 11:23 WIB
Indra Sjafri Menghadapi Depresi, Timnas Indonesia Gagal Kalahkan China Taipei hingga Permintaan Maaf di Asian Games 2023
Indra Sjafri Menghadapi Depresi, Timnas Indonesia Gagal Kalahkan China Taipei hingga Permintaan Maaf di Asian Games 2023. (pssi.org)

SUARA SEMARANG - Asian Games 2023 merupakan salah satu ajang olahraga terbesar di dunia yang selalu dinantikan oleh para pecinta sepakbola.

Bagi Indonesia, prestasi di Asian Games 2023 memiliki arti penting dalam perkembangan persepakbolaan negara ini. Namun, tahun ini menjadi momen yang pahit bagi Timnas Indonesia yang berjuang keras namun harus menelan pil pahit ketika berhadapan dengan China Taipei.

Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia mengalami kekalahan memalukan dengan skor 1-0, yang membuat pelatih Indra Sjafri sampai-sampai mengalami depresi.

Banyak yang mempertanyakan bagaimana tim yang baru beberapa waktu lalu mengalami kekalahan telak 9-0 sekarang bisa berbalik dan menang 1-0 di Asian Games 2023.

Era kejayaan persepakbolaan Indonesia yang dipersembahkan oleh Shin Tae Yong tampaknya hancur saat pertandingan di Asian Games.

Gaya permainan yang diperlihatkan oleh Timnas Indonesia terkesan seperti permainan klub amatir.

Pada pertandingan tersebut, tidak ada ritme dalam permainan, banyak passing yang tidak sampai sasaran, dan pertahanan yang mudah ditembus oleh lawan.

Pelatih Indra Sjafri, yang merupakan sosok penting dalam mengembangkan sepakbola Indonesia, tampak sedih dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Ia merasa bahwa ini adalah yang terbaik yang bisa mereka berikan dengan skuad yang terbatas.

Upaya keras Indra Sjafri dan para pemain untuk mengatasi kendala dengan skuad yang mereka miliki menjadi jelas, tetapi banyak posisi yang tidak sesuai dengan rencana awal.

Salah satu masalah utama yang terlihat adalah ketiadaan arah pasti dalam serangan Timnas Indonesia.

Serangan mereka tampak buntu dan tanpa target yang jelas untuk mencetak gol. Meskipun ada pemain seperti Titan Agung, gaya permainannya masih cenderung sebagai second striker.

Kehilangan Sananta di lini depan juga menjadi masalah besar, karena Timnas Indonesia kesulitan memberikan target kepada pemain yang harus mendapatkan bola saat ingin menyerang dengan cepat.

Tak adanya striker yang haus gol membuat Timnas Indonesia menjadi sangat kaku dalam laga ini.

Meskipun Egy dipaksa menjadi striker murni pada babak kedua, ia juga kesulitan berbuat banyak karena Taiwan menggunakan gaya bermain berlapis yang membuat sulit untuk berkembang dalam serangan jika hanya mengandalkan kecepatan tanpa adanya bola pantul dari striker utama.

Serangan Indonesia berhasil dipatahkan dengan mudah oleh pemain China Taipei karena pelatih China Taipei menggunakan taktik bertahan ganda yang efektif.

Ini menjadi bukti bahwa tim yang dibawa ke Asian Games 2023 sangat berbeda dalam hal materi dibandingkan dengan Piala Asia sebelumnya.

Dalam menghadapi tantangan ini, Timnas Indonesia harus melakukan evaluasi mendalam dan mencari solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelatih Taiwan Bongkar Rahasia Buat Timnas Indonesia U-24 Mandul Tak Bisa Cetak Gol

Pelatih Taiwan Bongkar Rahasia Buat Timnas Indonesia U-24 Mandul Tak Bisa Cetak Gol

Bola | Jum'at, 22 September 2023 | 11:08 WIB

Indra Sjafri Lemes, Karena Hal Ini Timnas Indonesia Kalah oleh China Taipei di Asian Games 2023

Indra Sjafri Lemes, Karena Hal Ini Timnas Indonesia Kalah oleh China Taipei di Asian Games 2023

| Jum'at, 22 September 2023 | 10:56 WIB

Kalah Mengejutkan dari Chinese Taipei di Asian Games 2022, Timnas Indonesia U-24 Dianggap Main Tidak Sabar

Kalah Mengejutkan dari Chinese Taipei di Asian Games 2022, Timnas Indonesia U-24 Dianggap Main Tidak Sabar

Bola | Jum'at, 22 September 2023 | 10:54 WIB

Terkini

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus

Jakarta | Senin, 01 Juni 2026 | 00:00 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?

Jakarta | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:45 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang

Kalbar | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:28 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin

Bogor | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:23 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB