PSIS Semarang Didenda Rp150 Juta Gara-Gara Oknum Suporter

Semarang

Minggu, 24 September 2023 | 22:33 WIB
PSIS Semarang Didenda Rp150 Juta Gara-Gara Oknum Suporter
PSIS Semarang harus merogoh kocek hingga Rp150 juta karena oknum suporter. (Instagram/@yoyok_sukawi)

SUARA SEMARANG -- PSIS Semarang didenda oleh Komite Disiplin PSSI hingga Rp150 juta karena ulah oknum suporter.

PSSI telah menetapkan sejumlah aturan untuk diterapkan dalam Liga 1 2023/2024, termasuk yang berkaitan dengan suporter.

Berbagai jenis sanksi dapat dijatuhkan bila peraturan-peraturan tersebut dilanggar. Salah satunya denda.

Pada tanggal 25 Juli, Sidang Komdis PSSI menjatuhi hukuman denda Rp25 juta pada panitia pelaksana PSIS Semarang.

Denda tersebut dikarenakan adanya suporter Persebaya yang hadir sebagai suporter tamu di Stadion Jatidiri pada pertandingan di tanggal 16 Juli.

Komdis PSSI kembali menjatuhkan sanksi denda Rp25 juta pada PSIS Semarang. Kali ini karena ada suporter PSIS yang hadir di kandang PSS Sleman pada pertandingan di tanggal 21 Juli.

Denda lebih besar, yaitu Rp50 juta langsung dijatuhkan Komdis PSSI bagi PSIS Semarang. Gara-garanya, ada suporter yang meledakkan petasan di tribun timur Stadion Jatidiri saat PSIS menjamu Arema Malang pada 9 Agustus.

Kericuhan antar suporter terjadi pada pertandinggan berikutnya (20/8) di Tribun Timur Stadion Jatidiri saat PSIS Semarang menjamu Persib Bandung.

PSIS Semarang pun kembali harus membayar denda. Kali ini sebesar Rp25 juta.

baca juga

Terbaru, saat PSIS Semarang bertandang ke kandang Persis Solo di Stadion Manahan pada 16 September.

Suporter PSIS Semarang tampak hadir di laga tersebut. Sehingga PSIS kembali dikenai denda Rp25 juta.

Hingga pekan ke-12 Liga 1 2023/2024, total sudah Rp150 juta denda yang harus dibayar oleh PSIS Semarang.

Sebagai informasi, pada Liga kali ini, PSSI melarang suporter tamu untuk hadir langsung ke stadion saat pertandingan berlangsung. Hal tersebut guna meminimalisiri gesekan-gesekan yang mungkin terjadi.

Nyatanya, peraturan ini banyak dilanggar. Suporter dari berbagai klub banyak yang kedapatan tetap away meski sudah diperingatkan berulang kali.

Terkait hal tersebut CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi berharap PSSI segera mencari solusi yang tepat.

“Ini merupakan sanksi kesekian kalinya untuk PSIS di musim ini. Seperti harapan kami sebelumnya, ayo segera cari solusi dari PSSI terkait aturan baru di tahun ini terkait larangan away supaya ada solusi yang tepat,” katanya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekelompok Preman Rusak Kios Pasar Kutabumi, Ngaku dari Perumda Tangerang

Sekelompok Preman Rusak Kios Pasar Kutabumi, Ngaku dari Perumda Tangerang

Bisnis | Minggu, 24 September 2023 | 22:19 WIB

Hasil Liga Italia: Tekuk Empoli, Inter Milan Teruskan Rentetan Kemenangan

Hasil Liga Italia: Tekuk Empoli, Inter Milan Teruskan Rentetan Kemenangan

Bola | Minggu, 24 September 2023 | 22:18 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×