Ditambahkan oleh dr. Rina, leptin ini dapat diaplikasikan pada anak-anak. Leptin dapat digunakan sebagai prediktor sindrom metabolik pada anak-anak di masa prepubertas, sekaligus juga sebagai indikator proses pertumbuhan pada anak dengan malnutrisi.
Matthew Justyn, Product Specialist dari Prodia menjelaskan leptin sudah menjadi pembicaraan hangat di Indonesia dan saat ini sudah dapat dikerjakan di Prodia untuk aplikasi klinis sehari-hari.
Lebih jauh, acara ini mendapatkan kesan positif dari peserta, hal ini dibuktikan dengan antusias peserta yang memberikan pertanyaan dan diskusi yang berlangsung interaktif.
Sementara itu Branch Manager Prodia Semarang Chyntia menyampaikan komitmen Prodia untuk terus mengembangkan diri dalam teknologi terbaru dan terbaik untuk melakukan pemeriksaan laboratorium.
"Prodia juga mengembangkan layanan digital yang memberi kemudahan akses pesan online menggunakan aplikasi U by Prodia yang bisa diunduh di AppStore dan PlayStore. Tidak hanya itu, layanan Home Service atau Office Service juga disediakan sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan pemeriksaan tanpa perlu datang ke lokasi Prodia," kata dia.***
Kotributor: Diaz