Cantiknya Kota Semarang Rasa Jepang, Kala Bunga Tabebuya Bermekaran Mirip Musim Sakura

Semarang

Rabu, 04 Oktober 2023 | 21:50 WIB
Cantiknya Kota Semarang Rasa Jepang, Kala Bunga Tabebuya Bermekaran Mirip Musim Sakura
Cantiknya Kota Semarang Rasa Jepang, Kala Bunga Tabebuya Bermekaran Mirip Musim Sakura. (Semarang.suara.com)

SUARA SEMARANG - Musim kemarau yang panas rupanya tetap membuat Kota Semarang tampil cantik berseri-seri dengan bermekaran bunga dari pohon Tabebuya yang mirip Sakura.

Sontak hal ini membuat banyak masyarakat terkejut dan takjub. Sebab kecantikan bunga Tabebuya yang berwarna-warni pink, kuning dan putih ini mirip bunga Sakura khas Jepang.

Terlebih saat angin menerpa dengan berjatuhan bunga Tabebuya menambah kesan serasa benar-benar bernuansa musim gugur di Negeri Samurai itu.

Pemandangan bunga Tabebuya bermekaran serempak muncul di beberapa titik yang ada di Kota Semarang. Seperti di depan Balaikota Semarang.

Bunga Tabebuya bermekaran juga menghiasi sepanjang Jalan Madukoro atau Banjir Kanal Barat arah menuju Bandara Ahmad Yani Semarang. 

Pohon-pohon Tabebuya itu berjejer seolah menjadikan suasana yang terik menjadi adem dengan memandangnya.

"Sudah mekar sejak kemarin jadi adem dan cantik jalanannya," kata seorang petugas Dishub Parkir halaman Balaikota Semarang, Rabu 4 Oktober 2023.

Ia mengatakan sejak bermekaran bunga Tabebuya banyak para pejalan kaki mendokumentasikan saat melintasinya.

"Jadi mirip musim sakura banyak yang foto dan memvidio, banyakan anak-anak muda," katanya.

baca juga

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Semarang, Murni Ediati, menyampaikan jika penanaman pohon Tabebuya sudah dilakukan sejak tahun 2016 hingga 2017.

Kata dia, Bunga Tabebuya ini biasa mengembang pada musim kemarau. Sudah kesekian kalinya pohon-pohon itu mekar namun di tahun ini lebih cantik dan segar.

"Jadi banyak kita tanam di ruas jalan protokol dan taman-taman kota," katanya.

Ia mencontohkan, selain ada di ruas Jalan Pemuda, ada juga yang paling menonjol di sepanjang jalan Banjir Kanal Barat.

"Pohon bunga tabebuya yang di banjir kanal barat ini banyak sumbangan dari csr berbagai pihak," katanya.

Tabebuya (Handroanthus chrysotrichus) atau biasa disebut pohon terompet emas adalah sejenis tanaman yang berasal dari negara Brasil dan termasuk jenis pohon besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Hadapi PSIS Semarang, Pelatih RANS Nusantara Evaluasi Peforma Tim di Bulan September

Jelang Hadapi PSIS Semarang, Pelatih RANS Nusantara Evaluasi Peforma Tim di Bulan September

Your Say | Rabu, 04 Oktober 2023 | 15:36 WIB

Waduh! Kasus Penganiayaan Kader PDI Perjuangan Semarang Bakal Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Waduh! Kasus Penganiayaan Kader PDI Perjuangan Semarang Bakal Dihentikan Polisi, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Rabu, 04 Oktober 2023 | 14:17 WIB

Pegadaian Kanwil XI Semarang Dorong Mahasiswa Tangkap Peluang Era Digital

Pegadaian Kanwil XI Semarang Dorong Mahasiswa Tangkap Peluang Era Digital

Semarang | Rabu, 04 Oktober 2023 | 12:22 WIB

Terkini

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:45 WIB

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita

Sumsel | Senin, 22 Juni 2026 | 19:27 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 19:25 WIB

Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung

Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung

Jabar | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB