Kunci Jawaban Uji Kompetensi Matematika Kelas 5 SD Halaman 103-104 Buku Kurikulum Merdeka

Semarang

Selasa, 24 Oktober 2023 | 14:48 WIB
Kunci Jawaban Uji Kompetensi Matematika Kelas 5 SD Halaman 103-104 Buku Kurikulum Merdeka
mtk5.3 kunci jawaban dari pelajaran Matematika Bab 3 Bilangan Pecahan Uji Kompetensi halaman 103-104 kelas 5 SD Kurikulum Merdeka. (Buku Kurikulum Merdeka)

SUARA SEMARANG- Berikut ini adalah kunci jawaban dari pelajaran Matematika Bab 3 Bilangan Pecahan Uji Kompetensi halaman 103-104 kelas 5 SD Kurikulum Merdeka.

Kunci jawaban dari pelajaran Matematika Bab 3 Bilangan Pecahan Uji Kompetensi halaman 103-104 kelas 5 SD Kurikulum Merdeka yang ada pada artikel ini hanya sebagai referensi belaajar dirumah.

Dibawah ini kami sajikan kunci jawaban dari pelajaran Matematika Bab 3 Bilangan Pecahan Uji Kompetensi halaman 103-104 kelas 5 SD Kurikulum Merdeka.

Uji Kompetensi halaman 59 103-104

1. Populasi penduduk dari Kabupaten Sleman adalah 2/5 dari penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta. Adapun populasi penduduk Kabupaten Kulonprogo 1/5 dari penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta. Berapa jumlah populasi penduduk dari Kabupaten Sleman dan Kulonprogo?

2. Populasi suku Batak di Indonesia 1/20 dari penduduk Indonesia. Populasi suku Jawa di Indonesia 1/6  dari penduduk
Indonesia. Berapa jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa dari seluruh penduduk Indonesia?

3. Di daerah Nusa Tenggara Timur terdapat beberapa macam bahasa yang digunakan sehari-hari. Penggunaan bahasa Indonesia 1/8 bagian. Penggunaan bahasa daerah 3/10 bagian. Berapa bagian selisih penggunaan bahasa indonesia dan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari?

4. Beni memiliki 1 1/8 bagian bika Ambon. Sebanyak 1/8 bagian bika Ambon diberikan kepada neneknya. Berapa bagian sisa bika Ambon yang masih dimiliki Beni?

Kunci Jawaban

baca juga

1. Populasi penduduk Kabupaten Sleman adalah 2/5 dari penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta, dan populasi penduduk Kabupaten Kulonprogo adalah 1/5 dari penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta. Untuk menghitung jumlah populasi penduduk dari Kabupaten Sleman dan Kulonprogo, kita perlu tahu jumlah penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta. Mari kita asumsikan jumlah penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta adalah P.
Populasi Sleman = (2/5)P
Populasi Kulonprogo = (1/5)P

Jumlah populasi penduduk Sleman dan Kulonprogo = (2/5)P + (1/5)P = (3/5)P

Jadi, jumlah populasi penduduk dari Kabupaten Sleman dan Kulonprogo adalah (3/5) dari jumlah penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta.

2. Populasi suku Batak di Indonesia adalah 1/20 dari penduduk Indonesia, dan populasi suku Jawa di Indonesia adalah 1/6 dari penduduk Indonesia. Untuk menghitung jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa, kita perlu tahu jumlah penduduk Indonesia. Mari kita asumsikan jumlah penduduk Indonesia adalah I.
Populasi suku Batak = (1/20)I
Populasi suku Jawa = (1/6)I

Jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa = (1/20)I + (1/6)I

Untuk menambahkan dua pecahan, kita perlu memiliki denominasi yang sama. Dalam hal ini, kita dapat mengalikan pecahan pertama dengan 3/3 agar denominasinya menjadi sama.

Jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa = (3/60)I + (10/60)I = (13/60)I

Jadi, jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa dari seluruh penduduk Indonesia adalah (13/60) dari jumlah penduduk Indonesia.

3. Penggunaan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari adalah 1/8 bagian, dan penggunaan bahasa daerah adalah 3/10 bagian. Untuk menghitung selisih penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah, kita dapat mengurangkan pecahan bahasa daerah dari bahasa Indonesia.
Selisih penggunaan bahasa = (1/8) - (3/10)

Untuk mengurangkan dua pecahan, kita perlu memiliki denominasi yang sama. Dalam hal ini, kita dapat mengalikan pecahan pertama dengan 5/5 dan pecahan kedua dengan 4/4 agar denominasinya menjadi sama.

Selisih penggunaan bahasa = (5/40) - (12/40) = -7/40

Jadi, selisih penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari adalah -7/40 bagian. Ini berarti bahasa Indonesia digunakan lebih sedikit daripada bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari.

4. Beni memiliki 1 1/8 bagian bika Ambon, dan 1/8 bagian bika Ambon diberikan kepada neneknya. Untuk menghitung bagian sisa bika Ambon yang masih dimiliki Beni, kita dapat mengurangkan pecahan yang diberikan kepada nenek dari total bika Ambon yang dimiliki Beni.
Bagian sisa bika Ambon = 1 1/8 - 1/8

Untuk mengurangkan dua pecahan, kita perlu memiliki denominasi yang sama. Dalam hal ini, kita dapat mengalikan pecahan pertama dengan 8/8 dan pecahan kedua dengan 1/1 agar denominasinya menjadi sama.

Bagian sisa bika Ambon = (8/8) - (1/8) = 7/8

Jadi, Beni masih memiliki 7/8 bagian bika Ambon setelah memberikan 1/8 bagian kepada neneknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunci Jawaban Matematika Kelas 5 SD "Ayo Berlatih Halaman 59" Buku Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Matematika Kelas 5 SD "Ayo Berlatih Halaman 59" Buku Kurikulum Merdeka

Semarang | Selasa, 24 Oktober 2023 | 14:34 WIB

Kunci Jawaban Matematika Ayo Berlatih Halaman 52-53 Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban Matematika Ayo Berlatih Halaman 52-53 Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka

Semarang | Selasa, 24 Oktober 2023 | 14:27 WIB

Kunci Jawaban Evaluasi Akademik MOOC PPPK Tahun 2023 Bagian 4 No 31-40

Kunci Jawaban Evaluasi Akademik MOOC PPPK Tahun 2023 Bagian 4 No 31-40

Semarang | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 11:13 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×