SUARA SEMARANG- Berikut ini adalah kunci jawaban dari pelajaran Matematika Bab 3 Bilangan Pecahan Uji Kompetensi halaman 103-104 kelas 5 SD Kurikulum Merdeka.
Kunci jawaban dari pelajaran Matematika Bab 3 Bilangan Pecahan Uji Kompetensi halaman 103-104 kelas 5 SD Kurikulum Merdeka yang ada pada artikel ini hanya sebagai referensi belaajar dirumah.
Dibawah ini kami sajikan kunci jawaban dari pelajaran Matematika Bab 3 Bilangan Pecahan Uji Kompetensi halaman 103-104 kelas 5 SD Kurikulum Merdeka.
Uji Kompetensi halaman 59 103-104
1. Populasi penduduk dari Kabupaten Sleman adalah 2/5 dari penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta. Adapun populasi penduduk Kabupaten Kulonprogo 1/5 dari penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta. Berapa jumlah populasi penduduk dari Kabupaten Sleman dan Kulonprogo?
2. Populasi suku Batak di Indonesia 1/20 dari penduduk Indonesia. Populasi suku Jawa di Indonesia 1/6 dari penduduk
Indonesia. Berapa jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa dari seluruh penduduk Indonesia?
3. Di daerah Nusa Tenggara Timur terdapat beberapa macam bahasa yang digunakan sehari-hari. Penggunaan bahasa Indonesia 1/8 bagian. Penggunaan bahasa daerah 3/10 bagian. Berapa bagian selisih penggunaan bahasa indonesia dan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari?
4. Beni memiliki 1 1/8 bagian bika Ambon. Sebanyak 1/8 bagian bika Ambon diberikan kepada neneknya. Berapa bagian sisa bika Ambon yang masih dimiliki Beni?
Kunci Jawaban
1. Populasi penduduk Kabupaten Sleman adalah 2/5 dari penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta, dan populasi penduduk Kabupaten Kulonprogo adalah 1/5 dari penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta. Untuk menghitung jumlah populasi penduduk dari Kabupaten Sleman dan Kulonprogo, kita perlu tahu jumlah penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta. Mari kita asumsikan jumlah penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta adalah P.
Populasi Sleman = (2/5)P
Populasi Kulonprogo = (1/5)P
Jumlah populasi penduduk Sleman dan Kulonprogo = (2/5)P + (1/5)P = (3/5)P
Jadi, jumlah populasi penduduk dari Kabupaten Sleman dan Kulonprogo adalah (3/5) dari jumlah penduduk Provinsi D.I. Yogyakarta.
2. Populasi suku Batak di Indonesia adalah 1/20 dari penduduk Indonesia, dan populasi suku Jawa di Indonesia adalah 1/6 dari penduduk Indonesia. Untuk menghitung jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa, kita perlu tahu jumlah penduduk Indonesia. Mari kita asumsikan jumlah penduduk Indonesia adalah I.
Populasi suku Batak = (1/20)I
Populasi suku Jawa = (1/6)I
Jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa = (1/20)I + (1/6)I
Untuk menambahkan dua pecahan, kita perlu memiliki denominasi yang sama. Dalam hal ini, kita dapat mengalikan pecahan pertama dengan 3/3 agar denominasinya menjadi sama.
Jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa = (3/60)I + (10/60)I = (13/60)I
Jadi, jumlah populasi suku Batak dan suku Jawa dari seluruh penduduk Indonesia adalah (13/60) dari jumlah penduduk Indonesia.
3. Penggunaan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari adalah 1/8 bagian, dan penggunaan bahasa daerah adalah 3/10 bagian. Untuk menghitung selisih penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah, kita dapat mengurangkan pecahan bahasa daerah dari bahasa Indonesia.
Selisih penggunaan bahasa = (1/8) - (3/10)
Untuk mengurangkan dua pecahan, kita perlu memiliki denominasi yang sama. Dalam hal ini, kita dapat mengalikan pecahan pertama dengan 5/5 dan pecahan kedua dengan 4/4 agar denominasinya menjadi sama.
Selisih penggunaan bahasa = (5/40) - (12/40) = -7/40
Jadi, selisih penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari adalah -7/40 bagian. Ini berarti bahasa Indonesia digunakan lebih sedikit daripada bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari.
4. Beni memiliki 1 1/8 bagian bika Ambon, dan 1/8 bagian bika Ambon diberikan kepada neneknya. Untuk menghitung bagian sisa bika Ambon yang masih dimiliki Beni, kita dapat mengurangkan pecahan yang diberikan kepada nenek dari total bika Ambon yang dimiliki Beni.
Bagian sisa bika Ambon = 1 1/8 - 1/8
Untuk mengurangkan dua pecahan, kita perlu memiliki denominasi yang sama. Dalam hal ini, kita dapat mengalikan pecahan pertama dengan 8/8 dan pecahan kedua dengan 1/1 agar denominasinya menjadi sama.
Bagian sisa bika Ambon = (8/8) - (1/8) = 7/8
Jadi, Beni masih memiliki 7/8 bagian bika Ambon setelah memberikan 1/8 bagian kepada neneknya.