Pemerintah Kabupaten Serang Himbau Seluruh Elemen Masyarakat Terlibat Dalam Penanganan ODGJ.

Serang | Suara.com

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 16:37 WIB
Pemerintah Kabupaten Serang Himbau Seluruh Elemen Masyarakat Terlibat Dalam Penanganan ODGJ.
Sekda Kab. Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri (Kominfosatik/Antara)

SuaraSerang.id - Tingginya angka Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Serang, Banten mulai memicu ke khawatiran di kalangan pemerintah daerah maupun masyarakat.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri, disela-sela pembukaan Rapat Koordinasi (Rakoor) Lintas Program dan Lintas Sektor Program  Kesehatan Jiwa Masyarakat yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan  (Dinkes) Kabupaten Serang  di Aula TB. Suwandi Setda Kab. Serang, Kamis (25/8/2022) lalu.

Kerja sama yang dimaksud, kata Entus adalah antara Pemkab Serang, dalam hal ini Dinas Kesehatan dengan Pemprov Banten, BPJS Kesehatan, Rumah Sakit, Yayasan-yayasan yang telah mengelola penyelenggaraan ODGJ se-Kabupaten Serang.


Dalam kesempatan itu, Entus selaku Sekda atas nama pemerintah daerah  juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Kepala Balai dan yayasan-yayasan rehabilitasi jiwa yang telah mendedikasikan diri dalam pengelolaan ODGJ di Kabupaten Serang.

“Tanpa dukungan mereka, tentu ini sangat berat untuk Pemerintah Kabupaten Serang dalam menangani ODGJ ini,” katanya.

Itu sebabnya, Entus mengharapkan dukungan dari elemen lain yakni lembaga-lembaga yang sudah ada di Kabupaten Serang, tokoh masyarakat harus menyadarkan warga bahwa dalam pengelolaan ODGJ tidak boleh lagi adanya pemasungan.


Perlu diberikan tempat yang baik di masyarakat, mulai dari pendekatan pengobatan yang harus manusiawi, memberikan perawatan yang tepat dan pengobatan yang tepat, bahkan menyarankan BPJS untuk menawarkan durasi pengobatan yang lebih lama.

"Kalau sekarang hanya 20 hari, sedangkan penanganan ODGJ itu butuh waktu yang lama setidaknya 4 bulan BPJS memperhatikan penanganan ODGJ ini jangan hanya selama 20 hari saja itu tidak cukup,” ucapnya. 


Entus yang juga mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) itu berharap dalam rakor ini dapat mewujudkan salah satu harapan agar penyelenggaraan ODGJ dapat tercapai. Agar penanganan ODGJ di Kabupaten Serang semakin baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Agus  Sukmayadi menemukan, hingga Juli 2022 tercatat 2.142 orang sebagai ODGJ.  Data tersebut merupakan hasil  pendataan atau  kunjungan rumah oleh tim kesehatan kecamatan, Puskesmas dibantu  Kapolsek dan Koramil.


"Warga kita saudara-saudara kita yang saat ini terganggu kejiwaannya bisa kembali pulih, kembali kepada masyarakat yang normal sebagai warga yang normal dan bisa produktif," ujar Agus.

Ia berharap temuan yang jumlahnya lebih dari 2.000 ini akan menarik perhatian anggota masyarakat lainnya, karena salah satu cara untuk mengobati kesehatan mental di masyarakat adalah bukan hanya instansi pemerintah daerah, Dinkes dan Dinsos, melainkan kerja sama seluruh lapisan masyarakat.


"Libatkan keluarga untuk mewaspadai anggota keluarga yang  saat ini mengalami  gangguan jiwa berat, karena memang kehadiran anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa dapat berkontribusi terhadap penyakit jiwa berat dengan melakukan tindakan medis, diharapkan perawatan keluarga akan lebih baik lagi bagi penderita gangguan jiwa,” ujarnya.

Dengan cara ini, lanjut Agus, tidak harus diasumsikan bahwa anggota keluarga yang sakit jiwa tidak menutupinya karena rasa malu, sehingga terjadi pemasungan. Karena cara pemasungan ini bisa langsung atau tidak langsung, artinya pemasungan langsung dengan diikat atau anggota keluarga dengan gangguan jiwa dikurung agar tidak bisa kemana-mana.

"Tapi walaupun tidak diikat dan dimasukkan ke dalam ruangan khusus, itu termasuk belenggu. ODGJ ini perlu perawatan medis, mereka perlu memberi tahu dan lapor Puskesmas, agar diobati dengan terapi setelah gangguannya agak ringan, interaksi dengan anggota keluarga di rumah sakit juga diperbolehkan," jelas Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mensos Risma Tegaskan Tak Boleh Lagi Ada ODGJ Dipasung

Mensos Risma Tegaskan Tak Boleh Lagi Ada ODGJ Dipasung

News | Kamis, 25 Agustus 2022 | 19:45 WIB

Viral! Rawat Gadis ODGJ Sampai Sembuh dan Dinikahi, Pasangan Ini Banjir Pujian

Viral! Rawat Gadis ODGJ Sampai Sembuh dan Dinikahi, Pasangan Ini Banjir Pujian

Surakarta | Rabu, 24 Agustus 2022 | 16:38 WIB

Ibu-ibu yang Tepergok Curi Motor di Showroom Ditemukan Nyungsep, Warganet: Cosplay ODGJ atau Beneran?

Ibu-ibu yang Tepergok Curi Motor di Showroom Ditemukan Nyungsep, Warganet: Cosplay ODGJ atau Beneran?

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 16:32 WIB

Pria ODGJ Bunuh Ayah Kandung di Purworejo, Korban Dipukul Kayu Gelugu Berkali-kali

Pria ODGJ Bunuh Ayah Kandung di Purworejo, Korban Dipukul Kayu Gelugu Berkali-kali

Jawa Tengah | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 14:04 WIB

Terkini

Diduga Langgar Etik, Pimpinan KPK Resmi Dilaporkan ke Dewas Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut

Diduga Langgar Etik, Pimpinan KPK Resmi Dilaporkan ke Dewas Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:26 WIB

7 Rekomendasi Parfum Mykonos Paling Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian!

7 Rekomendasi Parfum Mykonos Paling Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian!

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:26 WIB

HP Baru April 2026: Oppo, Huawei, Redmi, dan Honor Siap Rilis, Ini Daftar Lengkapnya!

HP Baru April 2026: Oppo, Huawei, Redmi, dan Honor Siap Rilis, Ini Daftar Lengkapnya!

Tekno | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:25 WIB

Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital

Strategi Jualan Online dan Fotografi Produk Jadi Kunci UMKM Bersaing di Era Digital

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:22 WIB

PP Tunas Berlaku Sabtu Besok, Ini Daftar Aplikasi yang Harus Diblokir Akun Anak

PP Tunas Berlaku Sabtu Besok, Ini Daftar Aplikasi yang Harus Diblokir Akun Anak

Sumut | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:20 WIB

Novel The Hidden Reality: Saat Penelitian Membuka Dunia Paralel

Novel The Hidden Reality: Saat Penelitian Membuka Dunia Paralel

Your Say | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:20 WIB

Di Depan Makam Ibunya, Anji Ajari Anak Harus Siap Hadapi Kematian

Di Depan Makam Ibunya, Anji Ajari Anak Harus Siap Hadapi Kematian

Entertainment | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:19 WIB

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Pasokan Energi Jadi Rebutan di Dunia, Bahlil Wanti-wanti Masyarakat Bijak Isi BBM

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:15 WIB

Daftar Harga Gas LPG 3 Kg dan Bright Gas Terbaru per Maret 2026

Daftar Harga Gas LPG 3 Kg dan Bright Gas Terbaru per Maret 2026

Lifestyle | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:15 WIB

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Purbaya Puji Pegawai Kemenkeu: Tim Kita Jago, Cuma Kurang Dihargai

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 15:14 WIB